Bioskop Jerman Gratiskan Tiket Schindler's List ke Partai Kanan

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bioskop Cinexx di Hachenburg, Jerman.[Euronews]

    Bioskop Cinexx di Hachenburg, Jerman.[Euronews]

    TEMPO.CO, Jakarta - Bioskop di Jerman memberikan tiket gratis film Schindler's List untuk para anggota sayap kanan Alternative for Germany (AfD).

    Bioskop Cinexx di kota Hachenburg akan menayangkan kembali film karya Steven Spielberg tahun 1993 yang mengisahkan kekejian Nazi dalam Holocaust selama Perang Dunia 2. Film ini akan diputar pada 27 Januari, untuk memperingati Hari Holocaust Internasional, menurut laporan Deutsche Welle, yang dikutip pada 5 Januari 2019.

    Baca: Model Inggris Swa Foto di Monumen Holocaust, lalu Ini Terjadi

    Biasanya tiket bioskop seharga 7 euro atau Rp 113 ribu, namun pihak bioskop menggratiskan tiket untuk anggota AfD.

    Namun tawaran ini diprotes oleh anggota partai yang menyebutnya sebagai penghinaan. Partai menuduh pihak bioskop seolah-olah menghubungkan AfD dengan Holocaust.

    Salah satu adegan di film Schindler's List.[Times of Israel]

    Partai AfD adalah partai sayap kanan Jerman yang terkenal dengan pandangan anti-imigrasi, anti-Islam, dan menjadi pengkritik paling tajam kebijakan Angela Merkel terkait pengungsi pada 2015, yang membuat Jerman harus menerima pengungsi dari negara konflik.

    Anggota terkemuka AfD telah berulang kali menuai kritik atas komentar yang tampaknya tidak memedulikan Holocaust, sehingga banyak pihak antifasis menganggap partai ini berpandangan Neo Nazi.

    Baca: Turis Hungaria Mencuri Batu Bata Kamp Konsentrasi Auschwitz

    Namun tawaran tiket gratis disambut dengan penghinaan oleh AfD di negara bagian Rhineland-Palatinate, di mana Hachenburg berlokasi.

    "Kami menemukan fakta bahwa AfD sedang dikaitkan dengan Holocaust, pemusnahan massal orang-orang Yahudi, menjadi kesalahan yang tak terkatakan," kata pihak partai.

    Pendukung partai Alternatif untuk Jerman (AfD) memprotes rapat umum pemilihan umum Agustus untuk Kanselir Angela Merkel di Annaberg-Buchholz, 15 September 2017. (Matthias Schumann / Reuters)

    Sementara pihak bioskop mengatakan tujuannya bukan untuk menyindir atau memfitnah AfD, tetapi untuk memacu diskusi tentang Holocaust di antara anggota partai yang telah meremehkan pemusnahan yang terjadi di bawah pemerintahan Nazi.

    "Bahwa begitu banyak orang merasa begitu kuat diserang bukanlah niat kami dan tidak dapat dipahami oleh kami. Kami tidak mengatakan bahwa para pemilih AfD adalah Nazi. Apakah Anda memerlukan pencerahan historis atau tidak adalah kebijaksanaan Anda sendiri," kata pihak bioskop.

    Bioskop menambahkan bahwa mereka pernah menawarkan tiket gratis ke acara-acara serupa untuk berbagai kelompok orang, seperti imigran, anggota gereja, dan komunitas lainnya.

    Baca: 'Schindler's List' dari Jepang Selamatkan 6.000 Yahudi  

    Dilansir dari New York Times, Karin Leicher, yang mengelola bioskop Cinexx, mengatakan kepada penyiar regional SWR bahwa dia menyadari tawaran itu provokatif, tetapi jika seseorang merasa perlu untuk menghina dan mengancam kita, maka mereka jelas merasa tersentil karena itu, ungkap Leicher.

    Ketika ditanya tentang keputusannya untuk merilis ulang film Schindler's List di Jerman atau negara lain, Spielberg mengatakan bahwa dia melihat semakin banyak kebutuhan orang tua dan pendidik untuk mengajar generasi berikutnya tentang kengerian Holocaust sebagai penangkal meningkatnya anti-Semitisme.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gaji Gubernur dan Perbandingan Luas Jawa Tengah dengan Malaysia

    Dalam Debat Pilpres 2019 pertama pada 17 Januari 2019, Prabowo Subianto menyinggung besaran gaji gubernur dengan mengambil contoh Jawa Tengah.