Pernikahan Unik Mengusung Konsep Perbedaan Agama

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pernikahan pasangan dari Malaysia, Sylvester Voon dengan Esther Joseph Kim, menarik perhatian publik Malaysia. Pernikahan yang diadakan di gereja St. Joseph Kuching, Sarawak, Malaysia pada Sabtu, 29 Desember 2018, mengambil konsep perbedaan dengan mengajak perempuan muslim menjadi pengiring pengantin. Sumber: Facebook/mothership.sg

    Pernikahan pasangan dari Malaysia, Sylvester Voon dengan Esther Joseph Kim, menarik perhatian publik Malaysia. Pernikahan yang diadakan di gereja St. Joseph Kuching, Sarawak, Malaysia pada Sabtu, 29 Desember 2018, mengambil konsep perbedaan dengan mengajak perempuan muslim menjadi pengiring pengantin. Sumber: Facebook/mothership.sg

    TEMPO.CO, JakartaPernikahan pasangan dari Malaysia, Sylvester Voon dengan Esther Joseph Kim, menarik perhatian publik Malaysia. Pernikahan yang diadakan di gereja St. Joseph Kuching, Sarawak, Malaysia pada Sabtu, 29 Desember 2018, mengambil konsep perbedaan dengan mengajak perempuan muslim menjadi pengiring pengantin. 

    Momen indah ini tertangkap dalam foto-foto yang diambil oleh fotografer Arrifin Husaini. Dalam foto-foto itu terlihat enam pengiring pengantin perempuan mengenakan hijab. Foto-foto ini pun dengan cepat menjadi buah bibir publik Malaysia.  

    "Kamu tidak dapat melihat ini setiap hari. Pernikahan ini diadakan di gereja, tapi semua pengiring pengantin perempuan adalah muslim. Mereka pun berhijab, ini sangat langka," tulis Ariffin Husaini di facebooknya.

    Baca: 6 Hal yang Mesti Dipahami Perempuan Saat Sudah Menikah 

    Pernikahan pasangan dari Malaysia, Sylvester Voon dengan Esther Joseph Kim, menarik perhatian publik Malaysia. Pernikahan yang diadakan di gereja St. Joseph Kuching, Sarawak, Malaysia pada Sabtu, 29 Desember 2018, mengambil konsep perbedaan dengan mengajak perempuan muslim menjadi pengiring pengantin. Sumber: Facebook/mothership.sg

    Arrifin menceritakan Esther Joseph Kim sang pengantin perempuan berasal dari Sarawak, begitu pula teman-temannya yang didapuk menjadi pengiring pengantinnya. Tema perbedaan dalam pernikahan ini membawa pesan mendalam yakni meskipun Malaysia memiliki perbedaan ras dan agama, namun perbedaan ini tak menghalangi kebahagiaan antar teman.    

    Baca: Mengintip 5 Kuliner Khas di Pernikahan Putra Mahkota Pakualaman 

    Menurutnya, momen manis ini sangat langka. Orang dari berbagai ras dan agama saling menghargai satu sama lain dan hal ini dapat menjadi harapan untuk melihat lebih banyak upacara multikultural pada tahun-tahun mendatang. 

    Karir Arrifin sebagai fotografer pernikahan dimulai sejak tahun 2012, tapi menurutnya pernikahan inilah yang paling spesial untuknya. 

    Foto pernikahan Sylvester Voon dan Esther Joseph Kim diunggah oleh Arrifin ke Facebook dan langsung mendapat 800 likes dan disebarkan 250 kali ketika unggahan tersebut baru saja muncul. Tidak sedikit pula mereka yang menyukai foto tersebut juga mengucapkan selamat kepada Sylvester dan Esther atas pernikahan mereka. 

    NAURA NADY | ASIA ONE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.