Suriah Kerahkan Pasukan ke Kota Manbij, Hadang Pasukan Turki

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan militer AS melintas di utara Manbij di Provinsi Aleppo, Suriah, 9 Maret 2017. [REUTERS/Rodi Said]

    Kendaraan militer AS melintas di utara Manbij di Provinsi Aleppo, Suriah, 9 Maret 2017. [REUTERS/Rodi Said]

    TEMPO.CO, Beirut – Militer Suriah mengatakan telah mengerahkan pasukan ke Kota Manbij, yang terletak di barat laut negara itu dan berbatasan dengan Turki bagian selatan, pada Jumat, 28 Desember 2018.

    Baca:

    Ditinggal Amerika, Pasukan Kurdi Beralih ke Rusia, Lawan Turki

     

    Ini setelah milisi YPG dari Kurdi mendesak Damaskus untuk melindungi kota itu dari ancaman pasukan Turki.

    Seorang penduduk mengatakan pasukan Suriah belum memasuki kota karena ada pasukan AS yang beroperasi dan memiliki markas di sana.

    “Kelompok Pemantau HAM Suriah dari Inggis menyatakan pasukan pemerintah berada di luar Kota Manbij di antara kota itu dan wilayah yang dikuasai pasukan Turki,” begitu dilansir Reuters pada Jumat, 28 Desember 2018.

    Baca:

    Pengerahan pasukan Suriah ini terjadi setelah Presiden AS, Donald Trump, menarik pasukan AS dari Suriah dengan alasan kelompok teroris ISIS telah dikalahkan.

    Ini membuat pasukan Kurdi, yang berupaya memisahkan diri dari Turki, mencari bantuan agar tidak terkena serangan pasukan Turki, yang beroperasi di wilayah utara Suriah.

    Saat ini, ada 2000 pasukan AS di Kota Manbij. Pasukan Turki menunggu keluarnya pasukan AS dari kota itu sebelum melakukan agresi militer.

    Baca:

    Pasukan YPG, yang menjadi kekuatan utama dalam Pasukan Demokratik Suriah, menguasai Kota Manbij dari kelompok teroris ISIS pada 2016. Ini menjadi salah satu pencapaian utama kelompok itu.

    Dukungan AS terhadap YPG membuat Turki marah sebagai sesama anggota NATO. Ini karena Turki meyakini YPG sebagai perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdi atau PKK, yang berupaya memisahkan diri dari Turki dan dicap teroris.

    Turki memiliki milisi sendiri yang beroperasi di Suriah yaitu Free Syrian Army. Pasukan ini juga bersiap untuk menyerang Manbij jika pasukan AS telah ditarik dari kota itu.

    Baca:

    “Tidak ada pasukan Suriah di kota itu,” kata Youssef Hamoud, juru bicara milisi dukungan Turki. Saat ini, pasukannya menunggu kesepakatan Washington dan Ankara mengenai detil penarikan pasukan AS dari kota itu.

    Baca:

    Militer Suriah mengatakan pasukannya telah menaikkan bendera nasional di Kota Manbij pada Jumat ini. Mereka juga menjamin keamanan semua warga Suriah dan orang lain yang hadir di sana.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.