Mantan Wakil Menteri Keamanan Cina Divonis Hukuman Seumur Hidup

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengadilan Cina menjatuhkan vonis hukuman seumur hidup kepada mantan Wakil Menteri Keamanan Negara, Ma Jian. Sumber: economictimes.indiatimes.com

    Pengadilan Cina menjatuhkan vonis hukuman seumur hidup kepada mantan Wakil Menteri Keamanan Negara, Ma Jian. Sumber: economictimes.indiatimes.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengadilan Cina menjatuhkan vonis hukuman seumur hidup kepada mantan Wakil Menteri Keamanan Negara, Ma Jian. Ma dituduh bersalah telah melakukan tindak kejatahan korupsi, pemaksaan membuat kesepakatan bisnis dan melakukan transaksi dagang dengan perantara orang dalam.

    Ma adalah salah satu pejabat keamanan paling senior di Cina yang dijebloskan ke penjara sejak Zhou Yongkang, mantan Kepala Keamanan Dalam Negeri Cina terlibat dalam skandal korupsi dan divonis seumur hidup pada 2015.

    Baca: Kasus Korupsi, Pengadilan Cina Vonis Dua Pejabat 16 Tahun Penjara

    Dikutip dari Reuters, Kamis, 27 Desember 2018, kasus Ma terkait dengan buronan yang paling diburu Beijing, yakni Guo Wengui. Guo adalah miliarder yang sekarang hidup di New York, Amerika Serikat.

    Pengadilan Dalian mengatakan telah mencapai putusan, dimana Ma menerima suap sangat besar, dan melakukan kerja sama dengan perusahaan Guo. Ma juga telah menggunakan posisinya untuk berkonspirasi dengan Guo dan membantu bisnis yang dikendalikan Guo dengan menggunakan ancaman mengenai transaksi ilegal.

    Baca: Terjerat Kasus Korupsi, Bekas Bos Internet Cina Hadapi Tuntutan

    Sebagai imbalan atas tindakan yang telah dilakukannya, Ma diketahui telah menerima lebih dari 100 juta yuan atau Rp 212 miliar dalam bentuk properti dan hampir 5 juta yuan atau Rp 10,5 miliar dalam bentuk saham. Ma menerima putusan pengadilan dan tidak mengajukan banding.

    Ma tidak memberikan komentar kepada wartawan terkait putusan pengadilan ini. Guo pun tidak bisa dihubungi terkait hal ini.

    Ma berstatus dalam penyelidikan atas dugaan korupsi pada 2015. Setahun kemudian, dia dikeluarkan dari Partai Komunis Cina setelah jaksa penuntut menuduhnya melakukan intervensi aktivitas penegakan hukum.

    Puluhan pejabat senior di pemerintahan Cina telah di investigasi atau dijebloskan ke penjara sejak Presiden Cina, Xi Jinping mengambil tampuk kekuasaan pada 2012. Ketika itu, Xi berjanji akan memberantas korupsi hingga ke akarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.