Israel Siap Bangun 2 Ribu Unit Rumah di Tepi Barat

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemukiman Yahudi yang dibangun pemerintah Israel di wilayah ilegal di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

    Pemukiman Yahudi yang dibangun pemerintah Israel di wilayah ilegal di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Israel berencana menambah pembangunan pemukiman penduduk hingga 2 ribu unit rumah di Tepi Barat, sebuah wilayah yang masih dipersengketakan dengan Palestina. Sebuah komite di Kementerian Pertahanan Israel telah menyetujui rencana tersebut.

    Dikutip dari aljazeera.com, Kamis, 27 Desember 2018, sekitar 1.159 unit rumah telah mendapat persetujuan akhir. Izin ini diperlukan sebelum izin mendirikan bangunan diterbitkan. Sedangkan 1.032 unit rumah masih dalam tahap awal.

    Baca: Israel Membangun 400 Rumah Baru di Tepi Barat Palestina

    Suasana bentrokan antara penduduk Palestina dan tentara Israel dalam aksi unjuk rasa memprotes penggusuran pemukiman desa suku Badui Palestina di Khan al-Ahmar, Tepi Barat, Senin, 15 Oktober 2018. REUTERS

    Baca: Israel Usir Suku Badui di Tepi Barat Palestina

    Situs Times of Israel dalam pemberitaan menyebut total ada 2.191 rumah pemukiman akan dirampungkan izin pembangunannya dalam pekan ini. Izin sebanyak ini adalah yang pertama kali diberikan oleh pemerintah Israel sejak muncul seruan pemilu dini pada awal pekan ini atau setelah partai sayap kanan yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, lumpuh.

    Pembangunan pemukiman penduduk di Tepi Barat di bawah pemerintahan Netanyahu, terus bertambah. Sebelumnya pada Rabu kemarin, 26 Desember 2018, Netanyahu telah menemui para pemimpin di Yerusalem, terkait pembangunan pemukiman ini yang berdampak sangat krusial pada kekuatan politik sayap kanan.

    Saat ini lebih dari 400 ribu masyarakat Israel tinggal di pemukiman di Tepi Barat dan lebih dari 200 ribu tinggal di wilayah Yerusalem Timur. Ada lebih dari 400 pemukiman di wilayah teritorial Palestina yang dicaplok Israel dalam perang 1967. Tindakan ini dinilai telah menciderai hukum internasional dan batu sandungan terbesar dalam upaya mewujudkan perdamaian antara Israel – Palestina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.