Putin Sampaikan Duka Cita untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbincang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di sela pertemuan KTT ASEAN-Rusia di Singapura, Rabu, 14 November 2018. Peningkatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Rusia menjadi isu utama yang diangkat dalam pertemuan tersebut. Sputnik/Alexei Druzhinin/Kremlin via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Joko Widodo atas tsunami Selat Sunda.

"Rusia ikut bersedih atas negara sahabat Indonesia. Saya meminta Anda untuk menyampaikan ucapan simpati dan dukungan kepada kerabat dan teman yang kehilangan dan saya berhadap semua yang terluka akibat bencana bisa pulih secepatnya," kata Putin melalui pesan telegram, dikutip dari kantor berita TASS, 23 Desember 2018.

Baca: Wakil PM Malaysia Siap Bantu Korban Tsunami Selat Sunda

Laporan terakhir BNPB pada 23 Desember pukul 16.00 WIB mencatat korban meninggal 222 jiwa dan 843 luka, sementara 28 orang masih hilang, menurut rilis BNPB yang disampaikan oleh Kepala Pusat Data dan Informasi Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada Tempo.

BNPB juga mencatat kerusakan material meliputi 556 unit rumah rusak, 9 unit hotel rusak berat, 60 warung kuliner rusak, 350 kapal dan perahu rusak.

Suasana pantauan udara dari lokasi terjadinya tsunami di Pantai Tanjung Lesung, Pantai Sumur, Pantai Teluk Lada, Pantai Panimbang, dan Pantai Carita di Kabupaten Pandeglang, Banten pada Ahad, 23 Desember 2018. Tsunami Selat Sunda menghantam kawasan ini pada Sabtu malam, 22 Desember 2018. TEMPO/Syafiul Hadi

Jumlah ini diperkirakan masih akan bertambah mengingat evakuasi masih berlangsung. Namun sejauh ini tidak ada warga negara asing yang tewas atau terluka. Adapun korban dan kerusakan akibat tsunami Selat Sunda meliputi 4 kabupaten yakni, Pandeglang, Serang, Lampung Selatan dan Tanggamus.

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika Rachmat Triyono mengatakan gabungan dua fenomena menyebabkan terjangan air tsunami pada Sabtu malam, 22 Desember 2018 di Pantai Anyer, Banten dan Lampung menjadi tinggi dan sampai ke daratan.

Baca: Tsunami Selat Sunda, Filipina Kirim Pesan Belasungkawa

"Pertama itu gelombang pasang tinggi akibat cuaca dan kedua erupsi Gunung Anak Krakatau," kata Rahmat di Kantor BMKG kepada Tempo, Ahad dini hari, 23 Desember 2018.

Sebelumnya BMKG pada Sabtu pagi pukul 07.00 WIB telah mengeluarkan peringatan dini adanya gelombang pasang setinggi dua meter di perairan Selat Sunda. Peringatan tersebut berlaku hingga tanggal 25 Desember 2018 mendatang.

Baca: Kedutaan Malaysia Pastikan Tak Ada Warganya Jadi Korban Tsunami

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau diduga menyebabkan tsunami Selat Sunda, namun Rahmat mengatakan perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti tsunami Selat Sunda.






Putin Beri Kewarganegaraan Rusia pada Edward Snowden

5 jam lalu

Putin Beri Kewarganegaraan Rusia pada Edward Snowden

Putin, mantan kepala mata-mata Rusia, mengatakan pada 2017 bahwa Edward Snowden salah karena membocorkan rahasia AS


Volodymyr Zelensky Percaya Putin Serius soal Senjata Nuklir

6 jam lalu

Volodymyr Zelensky Percaya Putin Serius soal Senjata Nuklir

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meyakini bahwa Presiden Vladimir Putin bersungguh-sungguh mengenai penggunaan senjata nuklir dalam perang Ukraina untuk membela Rusia.


Penembakan di Sekolah Rusia, 9 Tewas termasuk 5 Anak-Anak

22 jam lalu

Penembakan di Sekolah Rusia, 9 Tewas termasuk 5 Anak-Anak

Seorang pria bersenjata menembak mati sembilan orang, termasuk lima anak-anak, di sebuah sekolah di Udmurtia, Rusia.


Putin Angkat 'Tukang Jagal Mariupol' sebagai Wakil Menteri Pertahanan

22 jam lalu

Putin Angkat 'Tukang Jagal Mariupol' sebagai Wakil Menteri Pertahanan

Presiden Putin memecat Wakil Menteri Pertahanan Dmitry Bulgakov digantikan jagal Mariupol Mikhail Mizintsev, yang memimpin pengepungan di Mariupol


Mobilisasi Militer Rusia Ditolak di Dagestan, 100 Orang DItahan

1 hari lalu

Mobilisasi Militer Rusia Ditolak di Dagestan, 100 Orang DItahan

Sedikitnya 100 orang ditahan karena protes menentang mobilisasi parsial di Dagestan, wilayah selatan Rusia yang penduduknya mayoritas Muslim


Lansia dan Orang Sakit Dipanggil Wajib Militer, Rusia Berjanji Perbaiki Kesalahan

1 hari lalu

Lansia dan Orang Sakit Dipanggil Wajib Militer, Rusia Berjanji Perbaiki Kesalahan

Rusia berjanji memperbaiki kesalahan dalam pemanggilan mobilisasi wajib militer ke Ukraina, setelah sejumlah lansia dan orang sakit dipanggil bertugas


Mamuju dan Bukittinggi Bergetar, Ini Info Gempa Terkini BMKG

1 hari lalu

Mamuju dan Bukittinggi Bergetar, Ini Info Gempa Terkini BMKG

Bukittinggi juga kembali bergetar. Terjadi empat kali gempa sepanjang Hari Minggu, sebelum gempa terkini di Mamuju.


Sekutu Putin Keluhkan Mobilisasi Wajib Militer yang Berlebihan

1 hari lalu

Sekutu Putin Keluhkan Mobilisasi Wajib Militer yang Berlebihan

Kedua anggota parlemen Rusia yang merupakan sekutu dekat Putin, secara eksplisit mengungkapkan bahwa kemarahan publik terhadap mobilisasi meningkat


Gempa M6,4 di Aceh, Badan Geologi: Pantai Aceh Barat Rawan Tsunami

2 hari lalu

Gempa M6,4 di Aceh, Badan Geologi: Pantai Aceh Barat Rawan Tsunami

Gempa tersebut tidak menyebabkan tsunami, kendati daerah pantai Kabupaten Aceh Barat rawan bencana tsunami.


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

2 hari lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin