Tak Boleh Bawa Anak Kecil, Tamu Undangan Diusir Pengantin

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pernikahan. Chris Jackson/Getty Images

    Ilustrasi pernikahan. Chris Jackson/Getty Images

    TEMPO.CO, JakartaPernikahan adalah salah satu momen sakral dalam kehidupan seseorang. Kesakralan ini telah mendesak beberapa pasangan calon pengantin menuntut acara pernikahan mereka berjalan sangat mulus. 

    Ini pulalah yang diharapkan oleh pasangan calon pengantin di Inggris kepada wedding planner mereka. Kisah pasangan yang tidak dipublikasi identitasnya ini, diunggah oleh sang pengantin perempuan ke situs Reddit. 

    Dalam unggahannya, sang pengantin menulis detail aturan selama acara mengikat janji suci berlangsung. Diantara aturan yang dicantumkan dalam undangan itu adalah larangan bagi para tamu undangan membawa anak kecil.

    Baca: 6 Hal yang Mesti Dipahami Perempuan Saat Sudah Menikah 

    Aturan itu secara mengejutkan benar-benar ditegakkan oleh pasangan pengantin itu. Dikutip dari mirror.co.uk, Sabtu, 22 Desember 2018, calon mempelai perempuan mengusir sepasang tamu yang hadir sambil membawa kedua anak mereka yang masih bayi dan balita. Sang pengantin beralasan pengusian dilakukan karena tidak mau salah satu anak itu mengganggu hari bersejarahnya. 

    “Tamu pasangan ini tidak terlalu saya kenal dekat, tapi istrinya teman lama keluarga saya. Jadi saya merasa harus mengundangnya. Pada acara seremoni ucap janji suci, saya masih bisa mengesampingkan hal ini. Saya masih berfikir mungkin mereka tidak akan menghadiri acara resepsi atau seseorang akan menjemput anak-anak itu. Namun sampai acara resepsi dilakukan, pasangan ini masih bersama anak-anak mereka,” tulis sang pengantin perempuan.   

    Baca: Pernikahan Unik di Yogya, Sang Pengantin Berikrar Sumpah Pemuda 

    Walhasil, pengantin perempuan lalu memanggil wedding planner agar mendekati pasangan tamu yang membawa anak itu dan mengingatkan karena acara resepsi seharusnya tidak boleh membawa anak. Anak-anak kecil yang berlarian diantara tamu dewasa atau menangis, tidak ada dalam rencana pernikahan pasangan itu. 

    Tamu perempuan mulai beradu argumentasi dengan si wedding planner saat ditegur tak boleh membawa anak. Melihat situasi ini, pengantin perempuan lalu mendekati mereka dan mengatakan pada tamunya yang membantah itu mengenai aturan yang ditulisnya dalam undangan, yakni tidak boleh membawa anak kecil.

    Tamu tersebut lalu meminta maaf dan memastikan anak-anaknya tidak akan membuat hal yang dikhawatirkan sang pengantin perempuan. Namun hal ini tidak cukup meyakinkannya hingga sang pengantin perempuan meminta pasangan tamu itu untuk angkat kaki. 

    Dalam tulisannya, pengantin perempuan itu menyayangkan insiden seperti ini harus terjadi dalam pernikahannya, sebuah hal yang disebutnya memalukan dan sangat ingin dia hindari dalam pernikahannya. Ibu pengantin perempuan mengatakan padanya hampir semua tamu undangan membincangkan ‘drama’ dalam resepsi pernikahan ini dan menyayangkan sikapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.