Ledakan Hebat di Jepang Lukai 42 Orang, Penyebabnya Belum Jelas

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ledakan di restoran di kota Sapporo, Jepang hari Minggu  malam, 16 Desember 2018, mengakibatkan sedikitnya 42 orang terluka. [ Channel News Asia]

    Ledakan di restoran di kota Sapporo, Jepang hari Minggu malam, 16 Desember 2018, mengakibatkan sedikitnya 42 orang terluka. [ Channel News Asia]

    TEMPO.CO, Jakarta - Terjadi ledakan kuat di dekat pub di kota Sapporo, Jepang pada hari Minggu malam, 16 Desember 2018 yang mengakibatkan sedikitnya 42 orang terluka. Beberapa di antaranya bahkan dalam kondisi kritis.

    Berdasarkan laporan CNN, penyebab ledakan belum diketahui.

    Baca: Kisah Heroik Ibu di Cina Tewas Demi Selamatkan Anak dari Ledakan

    Laporan dari Channel News Asia menyebutkan, ledakan kuat terjadi di restoran di kota bagian utara Jepang pada Minggu malam, 16 Desember 2018 yang mengakibatkan sedikitnya 42 orang terluka.

    Bangunan yang berada di sekitar restoran dilaporkan runtuh dan rusak parah. Kerusakan terparah terjadi pada bangunan restoran.

    Tampak lidah api dan asap memenuhi langit kota Sapporo pada malam itu.

    Polisi setempat menjelaskan belum diketahui penyebab ledakan. Namun saksi melaporkan dirinya mencium bau gas setelah ledakan terjadi.

    Baca: Ledakan di Dekat Kedutaan AS di Cina, Pelaku Diduga Wanita

    "Saya mendengar suara ledakan seperti guntur dan kondo saya mengalami guncangan," kata seorang pria berusia 50 tahun yang tinggal di dekat lokasi ledakan, mengutip The Japan Times.

    Saksi lainnya membagikan foto-foto dan video ledakan yang menunjukkan bangunan terbakar dan muncul asap hitam pekat.

    Lebih dari 20 petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi ledakan. Mereka butuh waktu berjam-jam untuk memadamkan api.

    Polisi dan petugas memperingatkan kemungkinan akan ada ledakan susulan di kota berpenduduk kurang dari 2 juta jiwa ini.

    CHANNEL NEWS ASIA | CNN | THE JAPAN TIMES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.