Malfungsi, Robot Tusuk Pekerja Pabrik di Cina

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paku dari lengan robot yang menusuk pekerja.[Dailymail]

    Paku dari lengan robot yang menusuk pekerja.[Dailymail]

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pekerja pabrik Cina berkali-kali ditusuk oleh paku logam sepanjang 30 cm dan 1,5 cm setelah lengan robot jatuh menimpanya,
    Enam batang besi menusuk bahu kanan dan dadanya, sementara empat lainnya menusuk bagian tubuh lainnya, menurut sebuah rumah sakit Cina yang merawat pekerja, dlansir dari Sputniknews, 15 Desember 2018.

    Dia segera dilarikan ke rumah sakit dan dokter mengatakan bahwa salah satu paku mengenai arteri 0,1 cm.

    Baca: Cina Luncurkan Robot Virtual Pembaca Berita

    "Batang logam relatif besar sehingga tidak memungkinkan pasien ke mesin X-ray sementara batang besi sendiri bisa menyebabkan gangguan sinar-X," kata Wu Panfeng, seorang profesor bedah mikro.

    Tim dokter saat membedah Zhou.[Dailymail]

    Korban yang bernama Zhou dalam kondisi stabil, menurut Rumah Sakit Xiangya di Changsha.

    Dilaporkan dari Dailymail.co.uk, korban bekerja di pabrik porselen di Zhuzhou di Provinsi Hunan Cina selatan.

    Kecelakaan itu terjadi Selasa lalu ketika Zhou sedang bekerja shift malam. Saat itulah lengan robot yang mengalami gangguan jatuh ke tubuh Zhou. Paku-paku, yang merupakan bagian dari lengan robot, menusuk tubuhnya

    Empat dari paku bersarang di lengan kanannya, satu di bahu kanan, satu di dadanya dan empat di lengan kanannya, lapor People's Daily Online.

    Pria yang terluka parah itu pertama kali dibawa ke rumah sakit setempat oleh rekan-rekannya sebelum dipindahkan ke Rumah Sakit Xiangya di ibu kota provinsi.

    Tim dokter membedah Zhou.[Dailmail]

    Dr Wu mengatakan pria itu dalam kondisi kritis karena tusukan di dadanya dapat merusak saraf dan pembuluh darah utama di sisi kanan tubuhnya, yang menyebabkan pendarahan.

    Baca: Bersantap di Restoran Alibaba dengan Pelayan Robot, seperti Apa?

    Dokter menambahkan bahwa karena pasien tidak dapat berbaring, ia harus bersandar pada lebih dari 10 dokter dan perawat sementara lukanya telah disterilkan.

    Operasi darurat dilakukan keesokan harinya oleh para ahli dari berbagai departemen, termasuk ER, bedah kardiotoraks dan bedah mikro tangan, untuk mengeluarkan paku komponen robot dari pria Cina malang tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Raoul Follereau Mengusung Kepedulian Terhadap Penderita Kusta

    Raoul Follereau mengusulkan kepedulian terhadap kusta. Perjuangannya itu akhirnya diakui pada 25 Januari 1954 dan ditetapkan sebagai Hari Kusta.