Pengusaha AS Desak Pemerintah Trump Permudah Akses Pasar Eropa

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang karyawan sedang bekerja merakit sebuah mesin mobil, di fasilitas pabrik Ford Motor Co di Camacari, Brasil, 27 Juli 2015. Pabrik ini menggunakan peralatan canggih untuk merakit mobil. Paulo Fridman/Getty Images

    Seorang karyawan sedang bekerja merakit sebuah mesin mobil, di fasilitas pabrik Ford Motor Co di Camacari, Brasil, 27 Juli 2015. Pabrik ini menggunakan peralatan canggih untuk merakit mobil. Paulo Fridman/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Kelompok pengusaha sektor pertanian, otomotif dan pebisnis makanan dan minuman AS, mendesak pemerintahan Trump untuk mengadakan pembicaraan perdagangan baru dengan Uni Eropa untuk mempermudah akses pasar Eropa.

    Presiden AS Donald Trump telah menuntut persyaratan perdagangan yang lebih baik untuk Amerika Serikat dari Cina, Uni Eropa dan Jepang. Washington juga memperbarui perjanjian perdagangan Amerika Utara dengan tetangga Meksiko dan Kanada. Trump mengatakan kesepakatan perdagangan yang buruk telah merugikan jutaan pekerjaan di Amerika Serikat.

    Baca: Imbas Tarif Impor, Donald Trump Serukan Boikot Harley Davidson

    Pada sidang tuntutan negosiasi untuk pembicaraan perdagangan dengan Uni Eropa, kelompok yang mewakili petani, perusahaan makanan dan otomotif mengatakan mereka ingin disertakan dalam perundingan dan pengurangan tarif dan pembatasan peraturan harus menjadi tujuan utama, menurut laporan Reuters, 15 Desember 2018.

    Presiden AS, Donald Trump, berjabat tangan dengan CEO Harley Davidson, Matthew S. Levatich, ditemani oleh wakil presiden Mike Pence saat bertemu di Gedung Putih, Washington, AS, 2 Februari 2017.[REUTERS]

    Perwakilan Perdagangan AS memberi tahu anggota parlemen pada Oktober tentang tuntutan pembicaraan perdagangan, meskipun belum jelas apakah sektor pertanian dan otomotif akan dimasukkan sebagai pernyataan bersama dari UE pada Juli mendatang, yang menyerukan pengurangan tetapi memberikan sedikit pengarahan di kedua sektor.

    "Sangat mendasar bahwa masalah pangan dan pertanian merupakan komponen kunci dari perjanjian ini," kata Direktur Kebijakan Perdagangan Dewan Mitra AS Floyd Gaibler mengatakan selama sidang.

    Baca: Hindari Tarif UE, Harley Davidson Pindahkan Pabrik ke Luar Negeri

    Sentimen itu digemakan oleh orang lain di seluruh sektor pertanian dan makanan, serta kelompok pembuat mobil. Kesaksian dari persidangan akan dicantumkan ke perumusan Kantor Dagang AS (USTR tentang tujuan negosiasi ulang. Belum diketahui kapan tepatnya diskusi tersebut akan dimulai.

    Seorang pekerja tengah merakit mesin di pabrik mobil Ford. Perusahaan ini menjual beragam jenis mobil, diantaranya jenis sedan, SUV dan truk. Camacari, Brasil, 27 Juli 2015. Paulo Fridman/Getty Images

    Kelompok pertanian dan makanan juga mendesak pejabat AS untuk mengatasi hambatan tarif dan masalah peraturan dan pelabelan lainnya yang menghambat akses AS ke pasar Eropa yang menguntungkan.

    Uni Eropa memiliki standar yang lebih ketat daripada Amerika Serikat mengenai penggunaan pestisida, hormon dan bioteknologi dalam tanaman pangan. Produsen produk pangan AS mengatakan hal syarat tersebut membatasi akses mereka ke pasar Eropa.

    Baca: Perang Dagang AS - UE, Trump Menyasar Baja dan Alumunium Sekutu

    Bagi para produsen mobil, kesepakatan itu merupakan peluang untuk membuat peraturan di kedua wilayah lebih konsisten. Standar keselamatan yang berbeda dapat menambah jutaan dolar dalam biaya per kendaraan, sehingga sulit untuk menjual kendaraan Amerika Serikat ke Eropa, kata American Automotive Policy Council.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.