AS - Kanada Sepakat Tidak Politisasi Kasus Bos Huawei

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meng Wanzhou, putri pendiri perusahaan telekom Cina, Huawei yang juga kepala keuangan global perusahaan itu. [Channel News Asia]

    Meng Wanzhou, putri pendiri perusahaan telekom Cina, Huawei yang juga kepala keuangan global perusahaan itu. [Channel News Asia]

    TEMPO.CO, Jakarta - Kanada dan Amerika Serikat sepakat untuk tidak mempolitisasi proses ekstradisi Direktur Keuangan Huawei, Meng Wanzhou, yang ditahan atas permintaan AS.

    "Kami semua setuju bahwa hal terpenting yang dapat kami lakukan adalah menegakkan supremasi hukum, memastikan bahwa hak Meng untuk proses hukum dihormati dan proses peradilan saat ini di Kanada tetap tidak berpolitik," kata Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland, dilaporkan dari Reuters, 15 Desember 2018.

    Baca: Kasus Bos Huawei Jadi Tawar-menawar Politik Trump ke Cina?

    Sebelumnya Donald Trump mengatakan, usai putusan pembebasan bersyarat Meng, akan campur tangan dalam kasus Departemen Kehakiman AS terhadap Meng jika hal itu bisa berguna bagi kepentingan keamanan nasional atau membantu memenangkan kesepakatan perdagangan dengan Cina, menurut laporan Reuters, yang dikutip pada 14 Desember 2018.

    Menlu Kanada, Chrystia Freeland. Globe and Mail

    Para ahli hukum dan pejabat Kanada mengatakan komentar Trump dapat memungkinkan pengacara Meng untuk menentang penuntutannya bermotif politik, sebuah argumen yang akan bergema di Kanada, di mana hakim sangat berhati-hati terhadap penyalahgunaan sistem peradilan.

    "Dia telah memberikan kepada para pengacaranya kesempatan untuk membantah bahwa penuntutan telah dipolitisasi dan proses ekstradisi harus diakhiri," kata Robert Currie, seorang profesor hukum internasional di Dalhousie University di Halifax, dikutip dari Reuters.

    Baca: Ditahan Amerika Serikat, Ini Sosok Bos Huawei Meng Wanzhou

    Meng, 46 tahun, dituduh telah menggunakan perusahaan shell Hong Kong yang dikenal sebagai Skycom untuk melakukan bisnis dengan Iran, melanggar sanksi AS terhadap Iran, ungkap Global News Canada. Namun Huawei membantah tuduhan tersebut.

    Amerika Serikat menuduh Meng telah menghindari perjalanan ke AS sejak dia mengetahui penyelidikan atas urusan bisnisnya. Namun ketika Meng mendarat di Vancouver, dia ditahan karena AS telah mengajukan tuntutan ekstradisi kepada Kanada.

    Permintaan ekstradisi dari Amerika Serikat adalah hal umum yang ditangani oleh pejabat Departemen Kehakiman Kanada, asalkan bukti dan tuduhan yang diajukan oleh mitra perjanjian ekstradisi sesuai, seorang tersangka akan ditahan dan memasuki proses persidangan, dan tidak akan pernah ada campur tangan politik, kata sumber Departemen Kehakiman Kanada.

    Meng Wanzhou, Kepala Eksekutif Huawei. Sumber: REUTERS/Alexander Bibik

    Cina membalas penangkapan Meng dengan menahan dua orang Kanada atas tuduhan keamanan nasional, mantan duta besar Kanada untuk Cina dan karyawan CSIS mengatakan. Sementara Cina telah menjanjikan balas dendam lebih lanjut.

    Namun, Menteri Luar Negeri Chrystia Freeland mengatakan pada Jumat bahwa Cina tidak mengklaim tidak ada hubungan antara penangkapan dan ekstradisi Meng, dikutip dari Globalnews.ca.

    Baca: Bos Huawei Bebas dengan Uang Jaminan

    Sebuah sumber mengatakan kepada Global News Canada bahwa Meng akan dibebaskan. Sumber tersebut tenyata benar. Pada Selasa, Hakim William Ehrcke membebaskan Meng dengan jaminan 10 juta dolar.

    Sebuah sumber lain mengatakan bahwa beberapa pengusaha Kanada menyebut Kanada salah langkah menangkap petinggi Huawei Meng Wanzhou karena akan ada konsekuensi politik dan ekonomi dari Cina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.