Donald Trump Tegaskan Tidak Arahkan Michael Cohen

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pengacara pribadinya Michael Cohen di Cleveland Heights, Ohio, AS, 21 September 2016. REUTERS/Jonathan Ernst

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pengacara pribadinya Michael Cohen di Cleveland Heights, Ohio, AS, 21 September 2016. REUTERS/Jonathan Ernst

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden AS Donald Trump menegaskan dia tidak terlibat secara hukum dalam serangkaian tweet setelah mantan pengacaranya Michael Cohen, yang divonis 3 tahun penjara mengatur pembayaran uang tutup mulut kepada dua wanita yang mengaku berhubungan seks dengan Trump.

    Cohen mengakui tindakannya ditujukan untuk mempengaruhi pemilihan yang diduga melanggar aturan keuangan kampanye dan mengaku uang tutup mulut diarahkan oleh Trump. Namun Trump lewat cuitnya mengaku tidak pernah memberi tahu Cohen untuk melanggar hukum dan bahwa pembayaran tidak terkait dengan kampanye, menurut laporan Reuters yang dikutip pada 14 Desember 2018.

    Baca: Bekas Pengacara Trump Divonis 3 Tahun Penjara

    Pada Rabu 12 Desember, jaksa federal di New York mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan kerja sama dengan penerbit National Enquirer, American Media Inc, yang mengaku melakukan pembayaran uang tutup mulut kepada mantan model Playboy agar tidak menyebarkan isu skandal seks sebelum pilpres 2016.

    Michael Cohen, mantan pengacara Presiden Donald Trump, menjelang sesi Pengadilan Federal pada Selasa, 21 Agustus 2018, di New York.(Foto AP / Kevin Hagen)

    Trump beberapa kali menyangkal uang tutup mulut, pertama mengatakan pada April dia tidak tahu tentang pembayaran. Kemudian, dia mengakui pembayaran dilakukan, tetapi mengatakan pembayaran itu tidak terkait dengan keuangan kampanye.

    Baca: Siapa Michael Cohen, Pengacara Trump, yang Digeledah FBI?

    Cohen, yang pernah berkata dia akan "menerima peluru demi Trump", dijatuhi hukuman di New York tiga tahun penjara karena mengatur pembayaran yang melanggar undang-undang keuangan kampanye sebelum pemilihan presiden AS tahun 2016. Dia menyebut bagian pembayaran adalah perbuatan kotor yang dia lakukan atas perintah Trump.

    Jaksa federal mengatakan Trump memerintahkan pembayaran untuk menjaga kampanyenya dari dugaan hubungan seksual.

    "Saya tidak pernah mengarahkan Michael Cohen untuk melanggar hukum. Dia adalah seorang pengacara dan dia seharusnya tahu hukum. Ini disebut "advice of counsel"...Ini bukan dana kampanye," cuit Trump."Cohen bersalah atas banyak tuduhan yang tidak terkait dengan saya."

    Baca: Bekas Pengacara Cohen Sebut Trump Tidak Layak Jadi Presiden?

    Dalih Donald Trump dan para pengacaranya dalam beberapa pekan terakhir adalah bahwa pembayaran tidak tunduk pada undang-undang keuangan kampanye karena mereka bertujuan untuk melindungi reputasi pribadinya, dan akan dilakukan bahkan jika Trump tidak mencalonkan diri sebagai presiden.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gaji Gubernur dan Perbandingan Luas Jawa Tengah dengan Malaysia

    Dalam Debat Pilpres 2019 pertama pada 17 Januari 2019, Prabowo Subianto menyinggung besaran gaji gubernur dengan mengambil contoh Jawa Tengah.