Pertama Kali, Seorang Paus Akan Kunjungi Negara Arab

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus Fransiskus merayakan Misa di Palermo, Italia, Sabtu, 15 September 2018. (Foto AP / Alessandra Tarantino)

    Paus Fransiskus merayakan Misa di Palermo, Italia, Sabtu, 15 September 2018. (Foto AP / Alessandra Tarantino)

    TEMPO.CO, Jakarta - Untuk pertama kalinya, seorang Paus akan berkunjung ke semenanjung Arab pada Februari mendatang. Paus Fransiskus akan melakukan perjalanan ke Abu Dhabi di Uni Emirat Arab.

    Kunjungan yang rencananya dilaksanakan pada 3-5 Februari, akan membahas tema seputar perdamaian antaragama. menurut Laporan Reuters, 7 Desember 2018.

    Baca: Paus Fransiskus: Imam, Biarawati LGBT Tidak Diterima di Gereja

    Vatikan mengatakan bahwa Paus telah menerima undangan dari Syeikh Muhammad bin Zayed al Nahyan, Putra Mahkota Abu Dhabi, dan komunitas kecil Katolik di sana. Dia akan menghadiri pertemuan antar-agama.

    Uskup Paul Hinder, kepala Vikariat Arab Katolik di Arabia Selatan, berterima kasih kepada pemerintah UEA karena telah memberikan izin kepada Paus untuk merayakan Misa di tempat umum di Abu Dhabi.

    Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas saat melakukan pertemuan pribadi di Vatikan, 16 Mei 2015. Pertemuan ini dilakukan sehari sebelum Bapa Suci mengesahkan pengangkatan orang suci terhadap dua biarawati Palestina yang bakal menjadi santa pertama dari warga Arab Palestina. REUTERS/Alberto Pizzoli

    Kebebasan untuk mempraktikkan agama Kristen atau agama apa pun selain Islam, tidak selalu diberikan di Teluk dan bervariasi dari satu negara ke negara lain.

    Di UEA dan Kuwait, orang Kristen dapat beribadah di gereja dan tempat lain dengan izin khusus. Arab Saudi, rumah bagi tempat-tempat suci umat Islam, melarang praktik agama-agama lain.

    Baca: Aksi Menggemaskan Bocah Ganggu Paus Fransiskus Saat Ceramah

    Hinder, yang wilayah yurisdiksinya termasuk Uni Emirat Arab, Oman dan Yaman, mengatakan Misa akan diadakan pada 5 Februari.

    Paus Fransiskus telah mengunjungi Turki, Yordania, Mesir, Bangladesh, Azerbaijan dan wilayah Palestina. Paus memanfaatkan perjalanan tersebut untuk menyerukan dialog antar-agama dan mengutuk kekerasan atas nama Tuhan.

    Seorang petugas menyajikan air minum untuk Paus Fransiskus saat makan siang bersama orang miskin setelah merayakan Misa yang menandai Hari Orang Miskin di Gereja Katolik Roma, di Paul VI Hall, Vatikan 18 November 2018. REUTERS/Remo Casilli

    "Tema kunjungannya adalah 'Jadikanlah Hamba Perantara Perdamaian Engkau', dan itu menjadi tujuan Paus untuk pergi ke Uni Emirat Arab. Bagaimana semua orang yang memiliki itikad baik dapat bekerja untuk perdamaian akan menjadi topik utama dalam perjalanan ini," kata juru bicara Vatikan Greg Burke.

    Tema diambil dari kata-kata pembuka dari Doa Perdamaian Saint Fransiskus dari Assisi, santo yang bernama Paus ketika dia terpilih pada tahun 2013.

    Baca: Kisah Tragis 2 Imam Diangkat Paus Fransiskus Jadi Orang Suci

    "Kunjungan ini, seperti kunjungan ke Mesir (2017), menunjukkan arti penting yang Bapa Suci berikan kepada dialog antar-agama. Kunjungan Paus Fransiskus ke dunia Arab adalah contoh sempurna dari pertemuan budaya," kata Burke.

    Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman mengatakan dalam tweet bahwa Paus adalah simbol perdamaian, toleransi dan penyebar persaudaraan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.