Mau Menang Pemilu, Politikus India Tumbalkan Burung Hantu

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Burung Hantu Elang atau yang juga dikenal sebagai Burung Hantu Bertanduk.[National Audubon Society]

    Burung Hantu Elang atau yang juga dikenal sebagai Burung Hantu Bertanduk.[National Audubon Society]

    TEMPO.CO, Jakarta - Berbagai cara dilakukan politikus untuk menang pemilihan, tapi hal mengejutkan dilakukan oleh politikus India untuk menang yakni dengan menumbalkan burung hantu.

    Hubungan antara burung hantu dan pemilu terungkap ketika polisi di distrik Kalaburagi Karnataka di India selatan memeriksa enam orang yang ditangkap karena menyelundupkan dua burung hantu elang eksotis.

    Baca: Polisi Tangkap Dukun di India Gemar Mencium Pasien Perempuan

    The Times of India melaporkan, seperti dilansir dari Sputniknews, 6 Desember 2018, polisi terkejut setelah mendengarkan motif di balik penyelundupan.

    Burung Hantu Elang atau yang juga dikenal sebagai Burung Hantu Bertanduk.[www.allaboutbirds.org]

    "Para pemburu yang ditangkap mengatakan seorang politisi yang ikut pemilihan di negara tetangga telah memerintahkan burung-burung nokturnal itu agar membawa kekalahan bagi para pesaingnya," ungkap seorang pejabat polisi Karnataka.

    Baca: Dituduh Penyihir, Wanita India Tewas Disiksa dengan Bara Api

    Pejabat departemen kehutanan mengatakan bahwa pelaku berencana menjual setiap burung hantu sekitar US$ 500-600 (Rp 7-8 juta). Burung hantu elang India ini disebut Kombina Goobe di India selatan karena memiliki muka seperti tanduk. Ada kepercayaan bahwa orang dapat dipengaruhi mantra karena burung-burung hantu memiliki mata yang besar dan tidak berkedip.

    Bagian tubuh burung hantu dijual untuk praktek ilmu hitam di India.[Abrar Ahmed/WWF India]

    Ketika wilayah Telangana yang berdekatan dengan Karnataka akan menggelar pemilu minggu depan, populasi burung hantu di Karnataka menurun drastis dan diyakini praktek ilmu hitam semakin gencar dilakukan kalangan politikus.

    Tidak seperti di negara Barat di mana burung hantu dikaitkan dengan kebijaksanaan, di India burung hantu menunjukkan pertanda buruk.

    Baca: Dituduh Amalkan Sihir, 5 Wanita Ini Tewas

    Seorang aktivis sosial India Rahul Ishwar mengatakan kepada Sputniknews, dia mengecam pembunuhan burung hantu dengan alasan apapun dan telah menuntut sebuah undang-undang untuk melarang sihir dan ilmu hitam di India.

    SPUTNIKNEWS | MIS FRANSISKA DEWI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.