Rusia dan Ukraina Memanas, Ada Pengerahan Pasukan di Donbass

Reporter

Editor

Budi Riza

Letnan Jenderal Serhiy Nayev, Kepala Operasi Angkatan Bersenjata Ukraina, mengawasi pantai laut melalui jendela helikopter selama patroli dekat Urzuf, pantai selatan laut Azov, timur Ukraina, Kamis, 29 November 2018. (AP / Evgeniy Maloletka)

TEMPO.CO, Moskow – Pemerintah Ukraina menggelar pasukan besar-besaran di daerah Donbass sebagai persiapan untuk menghadapi serangan militer Rusia.

Baca:

 

“Sayangnya, informasi mengenai persiapan aktif militer Ukraina terkait kemungkinan aksi di Donbass semakin sering muncul belakangan ini,” kata Maria Zakharova, juru bicara kementerian Luar Negeri Rusia, seperti dilansir Sputnik News pada Rabu, 5 Desember 2018.

Zakharova menuding Kiev berusaha menarik perhatian komunitas internasional terhadap tindakan provokasi di Selat Kerch, yang digambarkan sebagai tindakan agresif Rusia.

Baca:

 

“Sejumlah komponen penyerangan sedang dikerahkan di kawasan, yang kemudian direlokasi sepanjang garis kontak,” kata Zakharova.

Saat ini, Zakharova mengatakan militer Rusia tidak mengesampingkan setiap kemungkinan tindakan provokasi oleh militer Ukraina di Donbass, termasuk penggunaan senjata kimia.

Baca:

 

Saat ini, hubungan Ukraina dan Rusia memburuk pasca insiden penangkapan tiga kapal Ukraina yang mencoba melewati Selat Kerch pada dua pekan lalu. Rusia menuding ketiga kapal, yang dua diantaranya merupakan kapal dengan senjata artileri, melewati wilayahnya secara ilegal. Saat ini, Rusia masih menahan tiga kapal itu meskipun sejumlah negara Eropa termasuk AS meminta dilepas.

Seperti dilansir Reuters, Ukraina lalu menerapkan undang-undang darurat militer menghadapi ini sambil meminta pertolongan NATO agar mengirim kapal perang ke laut perbatasan Ukraina dan Rusia.

Baca:

 

Zakharova mengatakan pengerapan UU darurat militer itu hanyalah kamuflase bagi Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, untuk melakukan provokasi baru di Donbass.






Jerman Ingin Kirim Sistem Pertahanan Udara IRIS-T ke Ukraina

2 jam lalu

Jerman Ingin Kirim Sistem Pertahanan Udara IRIS-T ke Ukraina

Menteri Pertahanan Jerman mengutarakan rencana pihaknya yang akan mengirimkan satu dari empat sistem pertahanan udara IRIS-T ke Ukraina.


Rusia Tangkap Kepala PLTN Zaporizhzhia

6 jam lalu

Rusia Tangkap Kepala PLTN Zaporizhzhia

Pasukan Rusia menahan kepala PLTN Zaporizhzhia Ihor Murashov, kata penyedia tenaga nuklir Ukraina


Pasukan Rusia Terpuruk di Ukraina, Ramzan Kadyrov: Gunakan Senjata Nuklir!

10 jam lalu

Pasukan Rusia Terpuruk di Ukraina, Ramzan Kadyrov: Gunakan Senjata Nuklir!

Ramzan Kadyrov, kepala wilayah Rusia Chechnya, mengatakan Rusia harus menggunakan senjata nuklir di Ukraina


Ukraina Klaim Kepung Pusat Logistik Rusia di Donetsk

12 jam lalu

Ukraina Klaim Kepung Pusat Logistik Rusia di Donetsk

Juru Bicara Militer Ukraina Serhii Cherevatyi mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah mengepung ribuan tentara Rusia di kota Lyman.


Top 3 Dunia: Nestle Setop Minyak Sawit Indonesia, Putin Rayakan Caplok Ukraina

13 jam lalu

Top 3 Dunia: Nestle Setop Minyak Sawit Indonesia, Putin Rayakan Caplok Ukraina

Top 3 dunia adalah Nestle menghentikan pasokan minyak sawit dari Indonesia hingga Putin menggelar pesta merayakan pencaplokan Ukraina.


Alasan Turki Tolak Pencaplokan Ukraina oleh Rusia Meski Erdogan Kawan Dekat Putin

23 jam lalu

Alasan Turki Tolak Pencaplokan Ukraina oleh Rusia Meski Erdogan Kawan Dekat Putin

Turki menyatakan menolak pencaplokan wilayah Ukraina oleh Rusia, padahal Erdogan dikenal dekat dengan Putin.


Ukraina Gabung NATO, Sekutu Putin: Zelensky Ingin Perang Dunia III Lebih Cepat

1 hari lalu

Ukraina Gabung NATO, Sekutu Putin: Zelensky Ingin Perang Dunia III Lebih Cepat

Dmitry Medvedev yang merupakan sekutu dekat Putin menyinggung Zelensky yang mengajukan keanggotaan Ukraina di NATO.


Konsulat Rusia di New York Dicoret-coret Cat Merah, Buntut Putin Caplok Ukraina

1 hari lalu

Konsulat Rusia di New York Dicoret-coret Cat Merah, Buntut Putin Caplok Ukraina

Kantor Konsulat Rusia di New York dicorat coret oleh orang tak dikenal dengan cat merah.


Zelensky Enggan Berunding Selama Putin Jadi Presiden Rusia

1 hari lalu

Zelensky Enggan Berunding Selama Putin Jadi Presiden Rusia

Selama Putin masih berkuasa, Zelensky tak mau berdamai dengan Rusia.


Zelensky Klaim Lumpuhkan Rusia di Timur Ukraina

1 hari lalu

Zelensky Klaim Lumpuhkan Rusia di Timur Ukraina

Zelensky mengutuk serangan Rusia dengan menyatakan serangan bukan dilakukan oleh manusia.