Cina dan Amerika Serikat Sepakat Hentikan Perang Dagang

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Cina, Xi Jinping dan Presiden AS, Donald Trump. REUTERS

    Presiden Cina, Xi Jinping dan Presiden AS, Donald Trump. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Cina dan Amerika Serikat setuju untuk meredakan ketegangan setelah keduanya terlibat perang dagang. Kesepakatan itu diambil saat Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden Cina, Xi Jinping, melakukan pertemuan sela di KTT G20.

    Kedua pemimpin itu setuju untuk tidak lagi menaikkan tarif per 1 Januari 2019. Melalui kesepakatan ini, Presiden Trump akan meninggalkan tarif US$ 200 miliar atas barang-barang impor cari Cina. Trump juga setuju untuk tidak lagi menaikkan tarif impor sebesar 25 persen atas barang – barang dari Cina.

    Baca: Perang Dagang Amerika - Cina Membayangi Pembicaraan KTT G20 

    “Cina juga setuju untuk membeli barang-barang substansial seperti bidang pertanian, energi, industri dan produk lainnya dari Amerika Serikat guna mengurangi ketidakseimbangan perdagangan antara kedua negara,” tulis Gedung Putih.         

    Dikutip dari Reuters, Minggu, 2 Desember 2012, kedua pemimpin setuju untuk menggelar perundingan terkait perubahan struktural demi mendorong adanya transfer teknologi, perlindungan intelektual properti, hambatan non-tarif, upaya mencegah pencurian siber, gangguan siber, jasa dan pertanian.

    Baca: Perang Dagang Cina - Amerika Bisa Berdampak ke Seluruh Bisnis

    Presiden Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping, saat acara bertemu dengan pemimpin bisnis di Beijing, Cina, 9 November 2017. REUTERS/Damir Sagolj

    Wang Yi, Penasehat Negara, mengatakan negosiasi antara Beijing dan Washington dilakukan dalam suasana penuh keramahan dan terus terang. Presiden Trump dan Xi setuju kedua belah pihak harus mengarahkan hubungan bilateral ini ke arah yang lebih baik.    

    “Diskusi masalah ekonomi dan perdagangan berjalan sangat positif dan konstruktif. Kedua kepala negara telah mencapai konsensus untuk menghentikan sikap saling menaikkan tarif baru,” kata Wang. 

    Menurut Wang, Beijing telah beritikad baik untuk menaikkan impor dari Amerika Serikat sesuai kebutuhan pasar domestik Negara Tirai Bambu itu, kebutuhan masyarakat, termasuk produk-produk yang marketable dari Amerika Serikat serta secara bertahap menghapus ketidakseimbangan perdagangan dua negara.

    Bagian dari penghentian perang dagang ini, Amerika Serikat dan Cina setuju untuk saling membuka pasar menyusul reformasi baru yang dilakukan Beijing. Rencananya, Beijing dan Washignton akan meningkatkan negosiasi menuju penghapusan tarif tambahan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.