Ucapan Tegas Emmanuel Macron Kepada MBS Terkait Jamal Khashoggi

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mohammed bin Salman dan Emmanuel Macron bertemu di sela-sela KTT G20 di Argentina. [Kementerian Luar Negeri Saudi melalui Twitter/Aljazeera]

    Mohammed bin Salman dan Emmanuel Macron bertemu di sela-sela KTT G20 di Argentina. [Kementerian Luar Negeri Saudi melalui Twitter/Aljazeera]

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan kepada Pangeran Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, bahwa Eropa akan mendesak para ahli internasional ikut dalam investigasi pembunuhan Jamal Khashoggi.

    Dalam percakapan lima menit di sela-sela KTT G20, Macron menyampaikan pesan sangat tegas kepada pangeran atas pembunuhan dan solusi politik untuk situasi di Yaman, ungkap seorang pejabat kepresidenan Prancis, seperti dilaporkan oleh Reuters, 1 Desember 2018.

    Baca: MBS Mau Dituntut Soal Jamal Khashoggi, Apa Kata Wamen Argentina?

    Surat kabar Saudi Gazette mengunggah video dari pertemuan yang menunjukkan keduanya berbicara dengan suara lirih dengan kepala mereka saling berdekatan, Macron menatap putra mahkota tepat di matanya, sementara Pangeran Mohammed mengangguk-anggukkan kepala dan kadang-kadang tersenyum.

    Berdasarkan audio, terdengar suara pangeran mengatakan "Jangan khawatir", yang ditanggapi Macron dengan ucapan "Saya khawatir".

    Kemudian di klip satu menit Macron mengatakan, "Anda tidak pernah mendengarkan saya" dan putra mahkota membalas, "Saya akan mendengarkan, tentu saja."

    "Saya adalah orang yang menepati ucapan saya," kata Macron.

    Elysee, kantor kepresidenan Prancis, mengatakan ini adalah pertama kalinya Macron dan putra mahkota, yang dikenal sebagai MBS, bercakap langsung sejak pembunuhan Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

    Baca: Whistleblower: MBS Minta Jari Jamal Khashoggi Dibawa ke Riyadh

    Kantor Kepresidenan Macron mengkonfirmasi pertemuan dengan MBS karena negara-negara Eropa ingin mengirim pesan tentang perlunya kejujuran dalam penyelidikan dan untuk menegaskan pesan itu selama KTT G20.

    Baca: Turki Beri Rekaman Jamal Khashoggi ke Prancis, Apa Kata Menlu?

    "Kami tidak akan bermain petak umpet selama 48 jam, itu tidak masuk akal," kata pejabat itu. "Jika kami di sini dan dia ada di meja, mari kita jujur dan tidak perlu basa-basi. Hal-hal yang perlu dikatakan akan dikatakan."

    Jamal Khashoggi. Middle East Monitor/Handout via REUTERS

    Sebelumnya, Istana Elysee mengatakan video itu menunjukkan semacam kontras antara wajah MBS yang menampilkan senyum malu dan wajah Macron, yang agak keras, dan ingin menyampaikan kata-kata dengan cara yang sangat tegas.

    Baca: Kasus Jamal Khashoggi, Senat AS Sepakat Hentikan Dukungan ke Arab

    Secara keseluruhan, percakapan tampak menyenangkan sembari Macron berbicara dengan gerak-gerik tangannya dan menatap langsung mata putra mahkota.

    Sambil mendengarkan ucapan Emmanuel Macron soal Jamal Khashoggi, Mohammed bin Salman mengangguk berulang kali disertai raut agak menyesal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.