Gempa Membuat Pulau-pulau Selandia Baru Semakin Berdekatan

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peta Selandia Baru.[maps.google.com]

    Peta Selandia Baru.[maps.google.com]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pulau utara dan selatan Selandia Baru semakin saling berdekatan setelah gempa bumi dahsyat yang melanda Kaikura.

    Gempa berkekuatan magnitudo 7,8 pada November 2016 yang menghantam pulau selatan Selandia baru dan menyebabkan kedua pulau kembar Utara dan Selatan semakin berdekatan lima meter.

    Baca: Oposisi Malaysia Sebut Gempa Palu karena Dosa LGBT

    Dua tahun kemudian, pemantauan pasca-gempa mengungkapkan bahwa daratan masih dalam tahap pembentukan kembali karena garis patahan yang belum selesai. Terbukti ketika pantauan selat Cook yang memisahkan kedua pulau semakin menyempit.

    Gempa Kaikura menghancurkan jalan di timur laut Pulau Selatan, Selandia Baru.[Derek Flynn / Fairfax NZ]

    Bagian utara Pulau Selatan telah bergerak ke timur laut menuju pulau tetangganya sejak gempa, ungkap GNS Science, seperti dilansir dari Dailymail.co.uk, 25 November 2018.

    Dr Sigrún Hreinsdóttir, seorang ilmuwan geodetik GNS Science, mengatakan bahwa tanjung Campbell di pantai timur laut Pulau Selatan sekarang 35 sentimeter lebih dekat ke Wellington.

    Dr Hreinsdóttir juga mengatakan stasiun pemantauan GPS yang dipasang setelah gempa menunjukkan Kaikura telah bergerak 15 sentimeter ke timur, Blenheim bergeser 15 sentimeter ke timur laut dan Nelson juga bergerak lima sentimeter ke arah tenggara. Ibukota Selandia Baru, Wellington, juga bergeser lima sentimeter ke timur laut.

    Baca: Gempa Donggala, Mahathir Sentil Komite Bencana ASEAN

    Tetapi ilmuwan mengatakan sulit untuk menemukan garis patahan mana yang mempengaruhi setiap gerakan.

    "Dalam kenyataannya kita mengalami semua pergeseran ini dan pertanyaannya adalah apa yang menjadi faktor dominan?" kata ilmuwan tersebut."Hipotesis bahwa ada komponen yang cukup signifikan pada antarmuka lempengan itu adalah hal yang mengejutkan bagi kami."

    Retakan yang terbentuk di bagian patahan Leader selama gempa Kaikura 2016. Patahan memiliki panjang sekitar 200 meter dan tinggi 3,5 meter.[www.sciencelearn.org.nz]

    Dr Hreinsdóttir mengatakan bahwa pergeseran daratan kemungkinan akan berlanjut selama bertahun-tahun dengan kecepatan yang semakin lambat.

    Tercatat ada 25 patahan yang muncul dari Gempa Kaikura ketika mengguncang Utara Canterbury, di ujung Pulau Selatan.

    Baca: 3 Reaksi Pembaca Berita Terekam Kamera saat Diguncang Gempa Bumi

    Gempa merenggut dua korban jiwa dan menyebabkan puluhan orang terluka, serta menyebabkan sebagian pantai Malborough terangkat enam meter lebih di beberapa tempat dan turun dua meter di pesisir lain kepulauan Selandia Baru.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.