Pelaku Diduga Kuras Darah Jamal Khashoggi Sebelum Dimutilasi

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah Mohammed al-Tubaigy. Sumber: gagersdaily.com

    Salah Mohammed al-Tubaigy. Sumber: gagersdaily.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang anggota tim yang membunuh Jamal Khashoggi diduga menguras darah Jamal Khashoggi ke wastafel kamar mandi sebelum memutilasi mayatnya di konsulat Arab Saudi di Istanbul.

    Salah Muhammad Tubaigy, ahli forensik Arab Saudi diduga bertugas membersihkan jejak pembunuhan Jamal Khashoggi.

    Baca: Dua Anak Jamal Khashoggi Tulis Kenangan Sang Ayah

    "Tubuh Khashoggi tidak mengenakan pakaian. Tubaigy mengambil darah dari pembuluh darahnya dan membiarkannya mengalir ke wastafel kamar mandi," lapor Hurriyet Daily News mengutip dari Sabah Turki, seperti dilansir dari Dailymail.co.uk, 24 November 2018.

    Surat kabar Sabah melaporkan Tubaigy adalah pelaku yang memutilasi tubuh Jamal Khashoggi.

    Salah satu tersangka pembunuh dalam kasus tewasnya kolumnis Washington Post Jamal Khashoggy adalah dokter Salah al-Tubaigy. Dia pernah belajar di Victorian Institute of Forensic Medicine di Melbourne pada Juni 2015. ABC Net

    Tubaigy berkunjung ke Istanbul pada tanggal 2 Oktober, hari ketika Khashoggi menghilang, dan sejak itu dikaitkan dengan pembunuhan setelah media Turki mulai mempublikasikan laporan rekaman audio pembunuhan Jamal Khashoggi.

    Dalam rekaman tujuh menit tersebut, terdengar suara Tubaigy memerintahkan untuk memutilasi tubuh Jamal Khashoggi.

    Baca: Khashoggi Dibunuh, Ahmed bin Abdulaziz Dijagokan Jadi Raja Saudi

    Tubaigy, menurut sumber anonim, menginstruksikan kepada anggota lain agar memasang headphone saat dia memutilasi Jamal Khashoggi di atas meja.

    Menurut sumber yang berbicara kepada Middle East Eye, Tubaigy, yang juga mempunyai jabatan di Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, mengatakan ,"Ketika saya melakukan pekerjaan ini, saya mendengarkan musik."

    Gambar pemeriksaan x-ray Bandara Ataturk Turki menunjukkan koper salah satu tas anggota regu pembunuh Jamal Khashoggi memperlihatkan sepasang gunting.[Sabah/Dailymail]

    Harian Sabah melaporkan Tubaigy tiba ke Istanbul dengan sebuah koper penuh pisau bedah dan jarum.

    Tubaigy diduga mengeringkan darah Khashoggi terlebih dahulu untuk mencegah pendarahan saat mutilasi.

    Baca: Kasus Jamal Khashoggi, Menlu Saudi Bantah Ada Perubahan Suksesi

    Tubaigy sempat studi di Universitas Glasgow pada 2004 di mana dia belajar patologi. Keilmuan Tubaigy membuatnya paham proses pengurasan darah tubuh Jamal Khashoggi yang secara medis dikenal sebagai exsanguination.

    Dalam istilah medis, exsanguination adalah proses pengurasan darah untuk menghindari pendarahan, seperti dikutip dari jurnal Baylor University Medical Center Proceedings, www.ncbi.nlm.nih.gov.

    Jamal Khashoggi, wartawan senior asal Arab Saudi yang tewas dibunuh pada 2 Oktober 2018. Sumber: POMED/cphpost.dk

    Khashoggi, kolumnis Washington Post yang kritis terhadap Pangeran Mohammed bin Salman, dibujuk ke konsulat Arab Saudi pada 2 Oktober dan tidak keluar setelah memasuki konsulat.

    Baca: CIA Disebut Punya Rekaman MBS Minta Jamal Khashoggi Dibungkam

    Setelah menyangkal keterlibatan, Arab Saudi mengaku bertanggung jawab dan mengatakan 21 orang telah ditahan.

    Arab Saudi menyerukan hukuman mati terhadap lima orang yang terkait dengan pembunuhan dan mengklaim bahwa pembunuhan Jamal Khashoggi dilaksanakan tanpa sepengetahuan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.