Kisah Perempuan Amerika Serikat Pemburu Durian

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lindsay Gasik, 29 tahun, warga negara Amerika Serikat, sudah enam tahun tinggal di Malaysia dan bepergian ke wilayah sekitar Asia demi memenuhi kecintaannya pada durian. Sumber: the star/Asia news network/asiaone.com

    Lindsay Gasik, 29 tahun, warga negara Amerika Serikat, sudah enam tahun tinggal di Malaysia dan bepergian ke wilayah sekitar Asia demi memenuhi kecintaannya pada durian. Sumber: the star/Asia news network/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Lindsay Gasik, 29 tahun, warga negara Amerika Serikat, sudah enam tahun tinggal di Malaysia dan bepergian ke wilayah sekitar Asia demi memenuhi kecintaannya pada durian.

    "Orang-orang selalu berfikir saya hanya seorang turis dan mereka ingin tahu kapan saya akan pulang," kata Gasik, seperti dikutip dari asiaone.com, Kamis, 22 November 2018.

    Gasik menginjakkan kaki di benua Asia pada 2012. Dia meninggalkan kampung halamannya di Oregon, Amerika Serikat untuk memburu durian.

    Kesukaannya pada buah durian terlihat dari tulisan-tulisan yang diunggah ke blognya, yearofthedurian.com/blog. Blog itu kaya dengan informasi tentang durian.

    Baca: Gendu Durian, Kuliner Lokal yang Amat Digemari Tamu Asian Games

    Gesik menceritakan kecintaannya pada durian bermula pada 2009 atau ketika dia mengunjungi pameran makanan vegan di Central Point, Oregon, Amerika Serikat.

    "Ketika itu saya sudah berpindah menjadi seorang vegan," kata Gesik.

    Gesik menjadi vegan setelah mengalami sejumlah masalah kesehatan akibat diet yang dilakukannya pada 2007. Ketika diselenggarakan festival vegan di kota tempatnya tinggal, kesempatan itu pun tak di sia-siakannya.

    Baca:Berburu dan Menikmati Durian di Desa Ie Lhob, Aceh Barat Daya

    Gesik heran dengan durian saat pertama kali melihatnya. Buah dengan bau yang sangat khas dan kuat.

    Menurutnya, durian adalah buah berkrim dan kaya rasa. Rasanya pun sangat berbeda dengan jenis buah lainnya.

    Sejak itu, dia pun mencari tahu segala hal rentang durian dan memulai perburuannya.

    Semangat perburuan Geaik pada durian menguat setelah Amerika Serikat mengalami resesi ekonomi sehingga membuatnya sulit mencari pekerjaan. Ayahnya menyarankan Gesik untuk plesiran ke luar negeri dan kembali ke Amerika Serikat setelah negara itu pulih dari resesi.

    Indonesia adalah negara pertama yang dikunjungi Gesik dalam rangka berburu durian. Sejak itu, dia berpindah-pindah ke negara lain di Asia.

    Pengalamannya itu, dia tulis dalam buku harian online atau blog. Dia mengunggah tulisannya yang pertama saat dia di Pulau Sumatra memburu durian. Mengejutkan, tulisan itu mendapat sampai seribu view. Para pecinta durian pun mengiriminya email.

    Sekarang Gesik telah menjadi ahli durian, yang membuka jasa perjalanan menjelajah Malaysia dan wilayah lain di Asia Tenggara bagi mereka yang mencintai durian dan ingin merasakan varietas yang berbeda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.