Pejabat Kemenlu AS Sebut Ada Rapat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jamal Kashoggi. [Gulf Times]

    Jamal Kashoggi. [Gulf Times]

    TEMPO.CO, Jakarta - Sumber di Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyebut ada sebuah rapat atau konsensus luar biasa, dimana pemimpin di Kerajaan Arab Saudi diduga dilibatkan dalam pembunuhan wartawan, Jamal Khashoggi, 59 tahun.

    "Ide ini dengan jelas mengacu pada pucuk pimpinan. Ada sebuah konsensus bahwa diduga pemimpin itu dilibatkan dan tak ada seorang pun di lingkaran pemerintahan mendebatnya," kata sumber tersebut kepada ABC News, yang tidak mau dipublikasi identitasnya.

    Sebelumnya Badan Intelijen Amerika Serikat atau CIA menyimpulkan berdasarkan hasil investigasi mereka, Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, diduga sebagai dalang yang memerintahkan pembunuhan terhadap Khashoggi.

    Baca: Kasus Jamal Khashoggi Terungkap, Raja Salman Pidato Pertama Kali

    Dikutip dari aljazeera.com, Selasa, 20 November 2018, sumber di Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat itu, menggunakan kata-kata 'kemungkinan' dan 'tampaknya' ketika mengacu pada Putra Mahkota.

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, saat ini berada dalam tekanan agar mengambil langkah-langkah tegas terhadap Arab Saudi terkait kasus pembunuhan Khashoggi. Seruan semakin meningkat, baik dari anggota Kongres dari Partai Demokrat dan Partai Republik, supaya mengambil lebih banyak tindakan. Para anggota Kongres itu berkeyakinan Mohammed bin Salman pasti tahu operasi pembunuhan Khashoggi.

    Baca: Ketua Tim Penghapus Jejak Jamal Khashoggi dari Palestina?

    Trump pada Sabtu, 17 November 2018, mengatakan laporan lengkap termasuk siapa yang harus bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi kemungkinan akan dipublikasi pada Selasa, 20 November 2018.

    Media-media di Amerika Serikat deras mewartakan hasil kesimpulan CIA yang menyebut Putra Mahkota adalah orang yang memerintahkan pembunuhan terhadap Khashoggi. Namun Trump berkeras laporan CIA itu prematur.

    Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir, menyangkal pemberitaan media-media tersebut soal dugaan keterlibatan Muhammad bin Salman dalam pembunuhan Khashoggi. Dia mengatakan tuduhan itu tidak berdasar pada kebenaran.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.