Jaksa Agung Arab Saudi Akui Jamal Khashoggi Dimutilasi

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jamal Khashoggi, 59 tahun, wartawan asal Arab Saudi, hilang di kantor konsulat jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki. Sumber : AP/trtworld.com

    Jamal Khashoggi, 59 tahun, wartawan asal Arab Saudi, hilang di kantor konsulat jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki. Sumber : AP/trtworld.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa agung Arab Saudi Saud al-Mujeb menjelaskan jurnalis Jamal Khashoggi dibunuh dengan cara diberikan obat-obatan dengan dosis tinggi oleh para pembunuhnya, dan jasadnya kemudian dimutilasi dan dipindahkan ke luar konsulat jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki.

    Bagian tubuh Khashoggi kemudian diserahkan ke seorang agen lokal di luar konsulat. Jasad jurnalis dan kolumbis The Washington Post ini belum ditemukan. 

    Baca: Arab Saudi Hukum Mati 5 Terdakwa Pembunuh Jamal Khashoggi

    Menurut al-Mujeb, kantor kejaksaan memiliki foto dugaan orang lokal yang bekerja sama dengan para pembunuh yang menerima jasad Khashoggi.

    Al-Mujeb menjelaskan cara Khashoggi tewas secara detil karena sebelumnya Arab Saudi hanya mengatakan Khashoggi dibunuh di konsulat Arab Saudi.

    Baca: Tim Pembunuh Jamal Khashoggi Bawa Penyetrum dan Pisau Bedah

    Pernyataan itu diberikan setelah hampir dua minggu setelah Khashoggi dinyatakan hilang pada 2 Oktober 2018 setelah berkunjung ke konsulat Arab Saudi di Istanbul.

    "Orang yang memerintahkan pembunuhan Khashoggi adalah kepala tim negosasi pemulangan dirinya," kata al-Mujeb dalam pernyataannya di televisi.

    Aktivis menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Arab Saudi di London, Inggris dengan mengganti nama jalan di area itu menjadi Jalan Khashoggi.

    Juru bicara Kejaksaan Arab Saudi, Shaalan al-Shaalan mengatakan, Jamal Khashoggi dibunuh setelah negosiasi untuk pemulangan jurnalis itu ke negaranya gagal.

    Baca: Pembunuh Jamal Khashoggi Bilang 'Beritahu Bos Anda'

    Khashoggi memilih menjadi eksil di Amerika Serikat sejak sekitar setahun lalu karena khawatir akan keselamatan jiwanya. Dia berkunjung ke konsulat Arab Saudi di Turki pada 2 Oktober 2018 untuk mengurus dokumen pernikahannya dengan kekasihnya warga Turki.

    Keputusan Jamal Khashoggi mendatangi konsulat Arab Saudi setelah saat kunjungan perdananya 4 hari sebelumnya, ia diterima dengan baik.

    Adapun pejabat tertinggi yang berada di balik layar dalam pembunuhan Jamal Khashoggi adalah mantan deputi kepala intelijen Arab Saudi Ahmad al-Assiri yang sudah dipecat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.