Kejahatan Kebencian Terhadap Yahudi di Amerika Naik 30 Persen

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS Donald Trump dan istrinya Melania Trump berjalan di samping tempat beribadah Sinagog Tree of Life di Pittsburgh, Pennsylvania, AS, 30 Oktober 2018. Aksi penembakan oleh jamaah Sinagoga Tree of Life di Pittsburgh, tewaskan 11 orang jamaah, dan enam orang terluka tembak termasuk empat polisi. REUTERS/Kevin Lamarque

    Presiden AS Donald Trump dan istrinya Melania Trump berjalan di samping tempat beribadah Sinagog Tree of Life di Pittsburgh, Pennsylvania, AS, 30 Oktober 2018. Aksi penembakan oleh jamaah Sinagoga Tree of Life di Pittsburgh, tewaskan 11 orang jamaah, dan enam orang terluka tembak termasuk empat polisi. REUTERS/Kevin Lamarque

    TEMPO.CO, Washington – Kejahatan kebencian terhadap orang Yahudi di Amerika Serikat naik 37 persen pada 2017. Biro penyelidik federal FBI mencatat jumlah kejahatan ini mencapai 58 persen dari total kejahatan berbasis agama di AS.

    Baca:

     

    Padahal, jumlah orang Yahudi di AS hanya sekitar 2 persen dari total populasi.

    “Hari ini ada studi FBI yang menunjukkan loncatan besar kejahatan kebencian terhadap orang Amerika karena ras, agama, etnis, dan orientasi seksual,” begitu pernyataan dari pengurus lembaga Anti-Defamation League seperti dilansir Times of Israel pada Rabu, 14 November 2018 waktu setempat.

    Dalam pernyataannya, ADL mengatakan laporan ni menjadi bukti lebih jauh bahwa harus lebih banyak tindakan dilakukan untuk mengatasi masalah kebencian yang membelah Amerika.

    “Ini dimulai dari para pemimpin dari semua aspek kehidupan dan semua sektor masyarakat mengutuk keras anti-semit, fanatisme, dan kebencian kapanpun itu terjadi,” begitu dilansir Times of Israel.

    Baca:

    Laporan FBI ini meliputi data dari 49 negara bagian dan Distrik Columbia. Setidaknya, ada 92 kota dengan populasi diatas 100 ribu yang tidak melaporkan data soal ini ke FBI.

    Secara umum, kejahatan kebencian tumbuh 17 persen pada 2017. Ada 7.175 kasus kejahatan kebencian, yang menunjukkan kenaikan dari 6.121 kasus pada 2016.

    Menurut catatan, ada 938 kasus kejahatan kebencian terhadap orang Yahudi pada 2017 atau naik 684 kasus pada 2016. Kejahatan kebencian berdasarkan ras menempati urutan pertama, diikuti berdasarkan agama, lalu orientasi seksual.

    Baca:

     

    Ada 4000 kasus kejahatan terjadi kepada orang pada 2017. Sedangkan 3000 kasus kejahatan kebencian seperti vandalisme, perampokan dan pembakaran terjadi pada bangunan.  

    Pada 1990, Kongres mengesahkan UU Statistik Kejahatan Kebencian, yang mewajibkan Jaksa Agung AS mengumpulkan data mengenai sikap bermusuhan berdasarkan ras, agama, orientasi seksual, atau etnis.

    Sekitar akhir Oktober 2018, seorang bernama Robert Bowers, 56 tahun, menembak mati 11 orang jamaah di Sinagoga Tree of Life di Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika. Dia meneriakkan kalimat anti-semit dan berharap semua orang Yahudi mati.

    Baca:

     

    Polisi menangkap Bowers, yang menyerang jamaah sinagoga menggunakan senapan serbu otomatis AR-15 dan tiga pistol Glock. Saat ini, Bowers sedang menjalani persidangan dan menghadapi berbagai dakwaan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.