Kisah Anak Penderita Kanker, Minta Maaf pada Ibu Saat Sekarat

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amber Schofield, 24 tahun, seorang ibu rumah tangga di Inggris, mengunggah ke Facebook pengalaman mengharukan yang dialaminya dengan putranya, Charlie Proctor, 5 tahun. Sumber: Facebook/Charlie's chapter/asiaone.com

    Amber Schofield, 24 tahun, seorang ibu rumah tangga di Inggris, mengunggah ke Facebook pengalaman mengharukan yang dialaminya dengan putranya, Charlie Proctor, 5 tahun. Sumber: Facebook/Charlie's chapter/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Amber Schofield, 24 tahun, seorang ibu rumah tangga di Inggris, mengunggah ke Facebook pengalaman mengharukan yang dialaminya dengan putranya, Charlie Proctor, 5 tahun. Charlie menderita hepatoblastoma, sejenis kanker hati yang langka.

    Kisah Charlie menarik banyak simpati netizen karena dia meminta maaf pada kedua orang tuanya pada detik-detik terakhir sebelum malaikat maut menjemputnya.

    "Ibu, saya minta maaf untuk situasi ini," kata Charlie, beberapa jam sebelum dia meninggal.

    Baca: Ini Dia Pelatihan Tata Rias Khusus Pasien Kanker di Mesir

    Dikutip dari asiaone.com, Kamis, 15 November 2018, Schofield menceritakan Charlie mengucapkan permohonan maaf dengan suara tenang dan nafas terengah-engah. Seolah tahu maut semakin mendekat, Charlie sangat gelisah dan terus menggeser posisi tidurnya.

    "Dia ingin bangkit lagi, namun dia harus meminta maaf karena jalan Tuhan berbeda. Jadi sekarang saya tahu apa yang dia rasakan. Hati saya hancur. Tidak boleh ada seorang anak yang harus merasakan emosi seperti yang dirasakan Charlie. Jangan sampai ada orang tua harus melihat anaknya meninggal pelan-pelan," kata Schofield.

    Baca: Ada Layanan Spa khusus Pasien Kanker di Inggris, Ini 5 Pilihannya

    Dia menceritakan, Charlie meninggal dengan damai dengan posisi memeluk tangannya dan tangan ayahnya memeluk mereka bertiga di atas tempat tidur. Kepergian Charlie ke pangkuan Tuhan telah membuat Schofield sangat berduka. Dia menyebut, pengalamannya menemani Charlie berjuang melawan kanker telah memberikannya inspirasi dan masyarakat di belahan bumi lainnya.

    Charlie menderita kanker hepatoblastoma sejak 2016. Schofield dan suaminya Ben Proctor telah berupaya menggalang dana sebesar £855,580 atau Rp 16,3 miliar agar putra semata wayang mereka bisa menjalani operasi transplantasi organ di Amerika Serikat.

    Keduanya hampir mengumpulkan jumlah uang yang diperlukan. Namun Charlie sudah dipanggil Tuhan pada 9 November lalu. Diantara para pendonor adalah penyanyi Pink, yang juga seorang ibu dengan dua anak, yang menyumbang uang £10,000.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.