Aturan Baru, Pengasuh Anak di Inggris Dilarang Main Ponsel

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menjamurnya pengguna media sosial telah membuat orang tua di Inggris memberlakukan aturan baru pada pengasuh anak. Sumber: dailymail.co.uk/Stock photo

    Menjamurnya pengguna media sosial telah membuat orang tua di Inggris memberlakukan aturan baru pada pengasuh anak. Sumber: dailymail.co.uk/Stock photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjamurnya pengguna media sosial telah membuat orang tua di Inggris memberlakukan aturan baru pada pengasuh anak.  

    Kate Baker, pendiri agen perekrut pengasuh anak, Abeville Nannies, yang berlokasi di selatan London, Inggris, mengatakan sekitar 20 orang tua dalam 3 bulan terakhir telah meminta klausul tambahan dalam kontrak kerja dengan para pengasuh anak mereka. Klausul itu menyatakan bahwa para pengasuh itu tidak akan menggunakan ponsel mereka ketika sedang bekerja.

    Baca: Tidak Pakai Jasa Pengasuh Bayi, Ini Gaya Parenting Acha Septriasa 

    Para orang tua itu khawair pengasuh anak yang mereka pekerjakan bakal lebih fokus pada layar ponsel. Beberapa orang tua bahkan lebih suka pada pengasuh anak yang sudah berusia lanjut karena fokus mereka tidak mudah teralihkan oleh Facebook atau Twitter ketika sedang menjaga anak. 

    “Para orang tua tidak ingin pengasuh anak mereka berkirim pesan pada teman atau terus-menerus berinteraksi dengan ponsel ketika mereka sedang mengasuh anak-anak di taman bermain,” kata Baker, seperti dikutip dari dailymail.co.uk, Jumat, 9 November 2018.

    Baca: Baru Kerja Sehari, Pengasuh Anak Gugat Majikan yang Rasis 

    Menjamurnya pengguna media sosial telah membuat orang tua di Inggris memberlakukan aturan baru pada pengasuh anak. Sumber: dailymail.co.uk

    Menurutnya, derasnya permintaan ini telah mendorong pihaknya membuat klausul agar para pengasuh anak yang direkut mau membatasi diri berinteraksi dengan ponsel. Mereka yang melanggar aturan ini bisa dikenai peringatan pelanggaran disiplin atau pemecatan.

    Kensington Nannies, agen perekrut pengasuh anak, bahkan lebih spesifik menerbitkan aturan untuk membatasi diri bermain sosial media. Dalam kesepakatan itu, para pengasuh anak bahkan diberikan ponsel baru, tetapi mereka tidak boleh menggunakan ponsel pribadi mereka saat bekerja. 

    Baker mengatakan, banyaknya tuntutan dari para orang tua ini telah membuat pihaknya pusing tujuh keliling. Sebab larangan semacam ini pada pengasuh anak sama dengan sikap tidak percaya pada mereka.   


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.