Kamis, 22 November 2018

Donald Trump Marahi Wartawan Saat Konpers Pemilu Sela, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di kantornya. Sky News

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di kantornya. Sky News

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memarahi wartawan CNN Jim Acosta dan menyuruhnya menjauh dari podium selama konferensi pers setelah pemilu sela digelar.

    Trump kesal saat ditanya Jim Acosta mengenai kelompok migran di Meksiko sebagai kelompok invasi.

    Baca: Trump Kecewa pada Media Selalu Diberitakan Miring

    "Jujur, saya pikir Anda harus membiarkan saya menjalankan tugas negara, Anda melaksanakan tugas CNN, dan jika Anda melakukannya dengan baik, peringkat Anda akan jauh lebih baik," jawab Trump dengan nada tinggi, dikutip New York Times, 8 November 2018.

    Ketika Acosta mencoba melanjutkan pertanyaan mengenai penyelidikan pengacara khusus ke Rusia dan kampanye Trump. Trump menjawab "itu sudah cukup, cukup. Letakkan mic-nya."

    Presiden Amerika, Donald Trump, berkampanye di negara bagian Indiana sambil mengkritik FBI, Hillary Clinton, dan kementerian Kehakiman AS. Kamis, 30 Agustus 2018. AP

    Saat kamera merekam, seorang staf Gedung Putih datang ke arah Acosta dan berusaha melepaskan mikrofon dari tangannya. Acosta menolak untuk duduk dan Trump kemudian mencacinya.

    "CNN seharusnya malu pada dirinya sendiri, karena Anda bekerja untuk mereka. Anda orang yang kasar dan buruk. Anda seharusnya tidak bekerja untuk CNN," ujar Trump.

    "Cara Anda memperlakukan Sarah Huckabee (Sekretaris Pers Gedung Putih) itu mengerikan. Anda seharusnya tidak memperlakukan orang seperti itu," tambah Trump.

    Baca: Banyak Pemberitaan Negatif, Trump Komplain Google

    Sambil menunjuk jari ke arah Acosta Trump berkata, "Ketika Anda melaporkan berita palsu, seperti yang CNN lakukan, Anda adalah musuh rakyat."

    Trump sering bertikai dengan wartawan, terutama Acosta dengan gaya konfrontatifnya, namun di sisi lain Trump juga menikmati jumpa wartawan selama konferensi pers.

    Sementara seorang wartawan lain dari Urban Radio Networks, April Ryan, mencoba mengajukan pertanyaan tentang voter suppression atau taktik kampanye mengecilkan jumlah pemilih.

    "Duduk!, Saya tidak memanggil Anda. Saya akan berikan Anda tentang voter suppression. Lihatlah jajak pendapat yang dilakukan CNN dan seberapa tidak akuratnya mereka." ujar Trump.

    Pernyataan Trump sebelumnya yang menyebut pers sebagai "musuh rakyat" telah dikecam karena menyebabkan ancaman terhadap jurnalis semakin meningkat.

    Kelompok-kelompok kebebasan pers mengatakan kata-kata Trump membuat para penguasa di seluruh dunia untuk menindak para wartawan.

    Baca: 3 Media yang Diserang Donald Trump

    CNN mengeluarkan pernyataan dan menyerukan serangan-serangan Trump pada media Sangat tidak masuk akal, Ketika Trump telah menjelaskan bahwa dia tidak menghormati pers yang bebas, dia memiliki kewajiban untuk melindunginya.

    "Tidak baik apa yang dilakukan media. Saya diperlakukan sangat tidak adil dan saya berjuang bukan untuk saya, tetapi untuk orang-orang di negara ini," Kata Donald Trump menyoal tudingan laporan wartawan terhadapnya.

    NEW YORK TIMES | MIS FRANSISKA DEWI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.