Amerika Serikat Selenggarakan Pemilu Sela 2018

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menggunakan hak suaranya saat di tempat pemungutan suara di Kentucky, Amerika, 6 November 2018. REUTERS/John Sommers II

    Warga menggunakan hak suaranya saat di tempat pemungutan suara di Kentucky, Amerika, 6 November 2018. REUTERS/John Sommers II

    TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat Amerika Serikat memenuhi tempat-tempat pemungutan suara untuk memberikan hak suara mereka dalam pemilu sela yang diselenggarakan, Selasa, 6 November 2018, waktu setempat.  

    Pemilu sela ini bertujuan membantu menentukan sisa dua tahun masa jabatan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, karena adanya pembagian kekuasaan di pemerintahan. Para politisi Partai Republik sangat ingin mempertahankan kendalinya di Senat lewat pemilu sela ini.

    Baca: Facebook Hapus 115 Akun Mencurigakan Sebelum Pemilu Sela AS  

    Total ada 435 kursi DPR yang diperebutkan dalam pemilu sela ini. Pemilu ini juga memperebutkan 35 kursi senat, 39 kursi gubernur di 36 negara bagian dan tiga teritorial Amerika Serikat. Partai Republik, partai yang menggolkan Presiden Trump ke kursi presiden, saat ini menguasai kursi mayoritas Senat dan DPR. Kendati begitu, partai itu gagal mencapai kata sepakat dalam mengatasi kebuntuan politik dalam mengatasi kebijakan-kebijakan ambisius Trump. 

    Dikutip dari aljazeera.com, Rabu, 7 November 2018, hasil jajak pendapat terbaru memperlihatkan Partai Demokrat memiliki peluang untuk menguasai majelis rendah. Namun Partai Republik diprediksi masih akan mempertahankan kendalinya di Senat.

    Baca: Dua Perempuan Muslim Ikut Pemilu Sela AS untuk Pertama Kali  

    Warga mengantre untuk menggunakan hak suaranya pada pemilu di Las Vegas, Nevada, 6 November 2018. REUTERS/Eric Thayer

    Dikutip dari cnn.com, Rabu, 7 November 2018, untuk pertama kali setelah delapan tahun Partai Demokrat menguasai kursi mayoritas DPR. Namun hasil resmi hitung cepat belum dilansir.  

    Sembari menunggu hasil perhitungan suara ini, Presiden Trump berencana menghabiskan waktu bersama keluarga dengan makan malam bersama di Gedung Putih. Posisi Trump sebagai orang nomor satu di Amerika Serikat tidak terancam lewat pemilu sela ini, tetapi pemilu ini akan berdampak pada pembentukan kekuasaan di tubuh pemerintahan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.