Kamis, 22 November 2018

Pasca Penembakan Sinagoga Amerika, Situs Gab Beroperasi lagi

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sketsa Robert Bowers, 46, yang menjadi terdakwa untuk kasus penembakan massal di Sinagoga Tree of Life, Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat, dan menjalani persidangan perdana pada Senin, 29 Oktober 2018. WTAE/Dave Klug

    Sketsa Robert Bowers, 46, yang menjadi terdakwa untuk kasus penembakan massal di Sinagoga Tree of Life, Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat, dan menjalani persidangan perdana pada Senin, 29 Oktober 2018. WTAE/Dave Klug

    TEMPO.CO, Pittsburgh - Situs jejaring sosial Gab.com, yang menjadi platform penembak massal sinagoga di Pittsburgh, Amerika, Robert Bowers, untuk menyampaikan pesan, kembali aktif pada Ahad malam, 4 November 2018.

    Baca:

     

    Situs ini sempat tutup selama sekitar sepekan pasca kehebohan yang ditimbulkan Bowers dengan pesan antisemit sebelum menewaskan 11 orang jamaah Sinagoga Tree of Life pada 27 Oktober 2018.

    Pengelola situs sempat mencari hosting website baru pasca tragedi itu setelah Godaddy Inc meminta situs itu untuk pindah dari layanan yang disediakannya.

    Baca:

     

    Perusahaan web hosting Epik, yang menyediakan layanan situs, menyatakan pada Sabtu pekan lalu telah setuju menampung situs Gab.com. Jejaring sosial ini menyatakan diri sebagai platform kebebasan berpendapat, kebebasan individu, dan arus informasi online.

    Robert Bowers, pelaku penembakan sinagog idi Pittsburgh [Sky News]

    Meski menyatakan diri telah kembali beroperasi, manajemen Gab.com mengakui masih ada kesulitan untuk mengakses situs ini.

    Baca:

     

    “Saat ini ada arus lalu lintas yang besar. Terus mencoba. Dunia menonton,” begitu pernyataan dari Gab.com di akun Twitternya seperti dilansir Reuters pada Senin, 5 November 2018.

    Baca:

     

    Seperti dilansir CNN, Bowers, 46 tahun, dikenai 44 tuduhan terkait serangan paling mematikan terhadap komunitas Yahudi pada 27 Oktober 2018. Dia mengaku tidak bersalah atas tuduhan itu. Saat melakukan serangan di sinagoga, Bowers mengaku ingin semua orang Yahudi mati. Dia membawa senapan serbu AR-15 dan tiga pistol saat melakukan teror terhadap jamaah sinagoga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.