Kamis, 22 November 2018

Jamal Khashoggi Tewas, PM Israel Minta AS Tetap Dukung MBS

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo disambut Perdana Menteri Israel Minister Benjamin Netanyahu di Tel Aviv, Ahad, 29 April 2018. [Thomas Coex/EPA]

    Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo disambut Perdana Menteri Israel Minister Benjamin Netanyahu di Tel Aviv, Ahad, 29 April 2018. [Thomas Coex/EPA]

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta para pejabat senior AS di Gedung Putih untuk terus mendukung Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman di tengah skandal pembunuhan Jamal Khashoggi.

    Mengutip para pejabat AS, laporan Washington Post, seperti dikutip dari Haaretz, 2 November 2018, menyebut Benjamin Netanyahu menggambarkan Mohammed bin Salman sebagai sekutu strategis di Timur Tengah.

    Baca: Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi, Apa Kata Pejabat Israel?

    Laporan itu mengatakan bahwa pesan serupa disampaikan ke Gedung Putih oleh Presiden Mesir Abdel Fattah el Sissi.

    Jamal Khashoggi, 59 tahun, wartawan asal Arab Saudi, hilang di kantor konsulat jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki. Sumber : AP/trtworld.com

    Pada Rabu 31 Oktober, sekelompok senator Partai Republik mendesak Presiden AS Donald Trump untuk menunda negosiasi program energi nuklir dengan Arab Saudi karena pembunuhan Jamal Khashoggi.

    Kejaksaan Agung Turki mengungkapkan Khashoggi mati lemas segera setelah dia memasuki konsulat Arab Saudi pada 2 Oktober dalam pembunuhan yang direncanakan sebelumnya, dan tubuhnya dimutilasi lalu dibuang.

    Baca: Jamal Khashoggi Tewas, Senat AS Tolak Setujui Nuklir Arab Saudi

    Minggu lalu Direktur CIA Gina Haspel dilaporkan sudah mendengar rekaman audio pembunuhan Jamal Khashoggi. Haspel mengunjungi Turki untuk meninjau data intelijen tentang kasus Jamal Khashoggi.

    Donald Trump dan Mohammed bin Salman di Amerika Serikat, Selasa, 20 Maret 2018. [Arab News]

    Netanyahu baru-baru ini mengunjungi Oman, negara Teluk yang belum menjamu Perdana Menteri Israel sejak 1990-an, sebagai tanda menghangatnya hubungan Israel dan monarki Arab di Teluk.

    Selain itu, ada sejumlah laporan dalam beberapa bulan terakhir tentang peningkatan kerja sama intelijen Israel-Arab Saudi.

    Baca: Mohammed bin Salman Sudah Incar Jamal Khashoggi Selama 3 Tahun

    Putra Mahkota Mohammed bin Salman, telah mendapat kecaman keras karena berbelitnya pengungkapan kasus pembunuhan Jamal Khashoggi. Kerajaan Arab Saudi juga telah mengubah pernyataannya beberapa kali sejak misteri pembunuhan Jamal Khashoggi pertama kali diketahui publik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.