Kamis, 22 November 2018

Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi, Apa Kata Pejabat Israel?

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jamal Khashoggi. Middle East Monitor/Handout via REUTERS

    Jamal Khashoggi. Middle East Monitor/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pejabat Israel menyebut pembunuhan Jamal Khashoggi di konsulat Arab Saudi adalah perbuatan keji, tetapi hubungan dengan negara-negara Teluk untuk melawan Iran adalah hal utama bagi Israel.

    Dilansir dari Reuters, 2 November 2018, dalam sambutannya ke stasiun radio 102 FM, Menteri Energi Israel Yuval Steinitz tidak secara eksplisit mengatakan apakah pandangannya adalah pandangan dari pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang tidak mau berkomentar mengenai kasus tersebut.

    Baca: Rusia: Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi Banyak yang Dilebihkan

    Ditanya tentang kematian Khashoggi, Steinitz mengatakan, "Itu tindakan yang tercela. Itu layak untuk dicela. Dia adalah seorang sipil, seorang jurnalis, bukan teroris." Dia menambahkan, bagaimanapun perjuangan Israel melawan Iran lebih utama.

    Menteri Energi Israel, Yuval Steinitz. timesofisrael.com

    "Kami memiliki ancaman yang dapat menjadi ancaman eksistensial: ancaman nuklir Iran, ancaman teror, ancaman penyebaran Iran melalui Suriah dan Lebanon. Dan negara-negara Arab, termasuk Arab Saudi, adalah sekutu kita dalam beberapa tahun terakhir terhadap penyebaran Iran dan terhadap ancaman nuklir Iran," katanya.

    Baca: Soal Jamal Khashoggi, Pangeran: Sama Seperti Membunuh Kemanusiaan

    Media Israel Haaretz melaporkan implikasi pembunuhan Jamal Khashoggi lebih dalam daripada tragedi yang menimpa keluarga dan tunangan Khashoggi. Kasus Jamal Khashoggi menimbulkan pertanyaan mendasar bagi Amerika Serikat dan Israel tentang seluruh konsep strategis mereka di Timur Tengah.

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump memegang grafik penjualan perangkat keras militer saat berbincang dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, 20 Maret 2018. (AP Photo/Evan Vucci)

    Kepentingan Amerika masih bisa diwujudkan oleh beberapa reformasi ekonomi dan sosial yang Putra Mahkota bin Muhammad Salman (MBS) telah diperjuangkan, dan oleh kemajuan tujuan strategis bersama melawan agresi Iran di wilayah tersebut.

    Baca: Jamal Khashoggi Tewas, Senat AS Tolak Setujui Nuklir Arab Saudi

    Tetapi menurut Haaretz, pembunuhan Jamal Khashoggi lebih buruk daripada kejahatan. Menurut media tersebut, kasus Jamal Khashoggi bukan hanya kejahatan, tetapi kesalahan strategis yang bisa berdampak pada Israel.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.