2 Perempuan Arab Saudi Tewas di Amerika, Ini Sikap Konjen Saudi

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua kakak beradik warga Arab Saudi ditemukan tewas terikat bersama di sungai Hudson, Amerika Serikat [The New Daily.com.au]

    Dua kakak beradik warga Arab Saudi ditemukan tewas terikat bersama di sungai Hudson, Amerika Serikat [The New Daily.com.au]

    TEMPO.CO, Jakarta - Konsulat jenderal Arab Saudi di New York, Amerika Serikat, memastikan telah menunjuk seorang pengacara untuk memantau kasus kematian Tala Farea, 16 tahun dan Rotana Farea, 22 tahun. Tala dan Rotana adalah kakak-beradik warga negara Arab Saudi yang ditemukan tewas mengambang di sungai Hudson, New York, Amerika Serikat, akhir pekan lalu. 

    Dalam pernyataannya, konsulat jenderal Arab Saudi di New York mengatakan Kedutaan Besar Arab Saudi di Washington, Amerika Serikat, telah melakukan kontak dengan keluarga korban dan memberikan dukungan moril pada keluarga dalam menghadapi masa-masa sulit ini. Konsulat jenderal Arab Saudi meyakinkan kedua korban adalah mahasiswa.

    Baca: Dua Jasad Perempuan Arab Saudi Ditemukan di Sungai Hudson AS 

    Rotana diketahui pernah berkuliah di Universitas George Mason, tetapi dia meninggalkan perkuliahan pada musim semi lalu. Pihak kampus menyatakan siap bekerja sama dengan kepolisian demi mengungkap kematian Rotana dan adiknya yang tragis ini.                  

    Baca: 2 Perempuan Arab Saudi Tewas di Sungai Hudson Disebut Cari Suaka 

    Dikutip dari newyork.cbslocal.com, Jumat, 2 November 2018, Tala dan Rotana pindah dari Arab Saudi ke Amerika Serikat bersama ibu mereka pada 2015. Mereka tinggal di Fairfax, sebuah wilayah pinggir di ibu kota Washington D.C. Pada Desember 2017 kedua kakak-beradik ini dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah mereka di Fairfax dan tinggal di sebuah tempat penampungan. Mereka kembali dilaporkan hilang pada 24 Agustus 2018. 

    Ibu dari Tala dan Rotana mengatakan kepada detektif yang menyidik kasus ini, telah menerima sebuah telepon yang mengaku dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Washington D.C. Si penelepon memerintahkan agar dia angkat kaki dari Amerika Serikat karena kedua putrinya telah mengajukan suaka politik. 

    Kepolisian New York telah mengirimkan seorang detektif ke Virginia, Amerika Serikat, untuk mempelajari lebih dalam mengenai kakak-beradik berdarah Arab Saudi ini. Kepala Detektif, Dermot Shea, mengatakan pihaknya akan mencari tahu apa yang terjadi pada Tala dan Rotana ketika mereka dilaporkan hilang dan apa yang membawa mereka ke New York.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.