3 Negara Sanksi Arab Saudi karena Kematian Jamal Khashoggi

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jamal Khashoggi, 59 tahun, wartawan asal Arab Saudi, hilang di kantor konsulat jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki. Sumber : AP/trtworld.com

    Jamal Khashoggi, 59 tahun, wartawan asal Arab Saudi, hilang di kantor konsulat jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki. Sumber : AP/trtworld.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengakuan Kerajaan Arab Saudi terhadap kasus pembunuhan wartawan, Jamal Khashoggi, 59 tahun, menuai kecaman dunia internasional. Sejumlah negara pun siap menjatuhkan sanksi kepada Arab Saudi.

    Khashoggi adalah wartawan senior warga negara Arab Saudi yang dikenal kritis terhadap kebijakan-kebijakan Kerajaan Arab Saudi. Sejak 2017, dia mengasingkan diri ke Virginia, Amerika Serikat menggunakna green card dan rutin menulis kolom di surat kabar Washington Post. Berikut tiga negara yang sudah menyatakan menjatuhkan sanksi kepada Arab Saudi terkait pembunuhan Khashoggi.

    Baca: Jasad Wartawan Jamal Khashoggi Diduga Dibuang ke Sumur

    1. Amerika Serikat

    Pada akhir pekan lalu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, mengatakan Washington telah mencabut visa 21 individu berkewarganegaraan Arab Saudi atau membuat mereka tak berkompeten mendapatkan visa Amerika Serikat. Amerika serikat telah mengidentifikasi beberapa individu yang diduga terlibat dalam pembunuhan Khashoggi, diantaranya anggota intelijen, Pengadilan Kerajaan Arab Saudi, Kementerian Luar Negeri dan beberapa menteri di Kerajaan Arab Saudi.

    Baca: Bikin Lelucon Soal Jamal Khashoggi, Presiden Ceko Dikecam 

    2. Jerman

    Kanselir Jerman, Angela Merkel, pada Sabtu, 27, 2018, berjanji akan menghentikan ekspor senjata ke Kerajaan Arab Saudi hingga misteri pembunuhan terhadap Khashoggi menemukan titik terang.

    3.Prancis

    Prancis telah menyatakan kesiapannya menjatuhkan sanksi kepada Arab Saudi melalui Uni Eropa. Sanksi kemungkinan berupa evaluasi kebijakan Uni Eropa soal penjualan senjata ke Arab Saudi. Gagasan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ini disetujui oleh Kanselir Merkel. 

    “Kami setuju bahwa ketika kami mendapat informasi yang lebih jelas, kami akan terus melanjutkannya (sanksi). Kami tahu siapa dalang dibalik semua ini dan kami akan berusaha menemukan kesatuan solusi atau reaksi dari seluruh anggota Uni Eropa untuk memperlihatkan bahwa kami bisa bernegosiasi pada nilai-nilai dasar,” kata Merkel, terkait kasus kematian Khashoggi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.