PM Kanada Justin Trudeau Akui Pernah Hisap Ganja Saat Ilegal

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau [Canada Newa]

    Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau [Canada Newa]

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, mengaku pernah menghisap ganja saat masih ilegal di Kanada.

    Dalam sebuah talk show yang ditayangkan tak lama setelah Kanada sepenuhnya melegalkan ganja rekreasi, Trudeau menceritakan pengalamannya dengan ganja.

    Baca: Korea Selatan Hukum Warganya yang Hisap Ganja di Kanada

    Dilansir dari Sputniknews, 27 Oktober 2018, Justin Trudeau menceritakan kepada Host dalam program berbahasa Prancis" Tout le Monde en Parle" bahwa dia merokok ganja saat ganja masih ilegal. Justin Trudeau mengungkapkan bahwa dia pernah merokok beberapa tahun yang lalu. Namun, dia juga mengklaim bahwa dia tidak akan merokok ganja lagi, meskipun ganja kini sudah legal di Kanada minggu lalu.

    Sejumlah orang saling berbagi lintingan ganja pada hari Kanada melegalkan mariyuana rekreasi di Taman Trinity Bellwoods, Toronto, Ontario, Kanada, Rabu, 17 Oktober 2018. REUTERS/Carlos Osorio

    Menurut perdana menteri, yang berupaya keras untuk legalisasi ganja, mengungkapkan legalisasi untuk memenuhi salah satu janji kampanyenya, meskipun ia mengatakan merokok ganja tidak terlalu menarik.

    Beberapa tahun yang lalu, bagaimanapun, Trudeau mengakui bahwa dia telah mengisap ganja lima atau enam kali dalam hidupnya. Namun dia juga mengklaim bahwa dia tidak terlalu menikmatinya dan tidak akan melakukannya lagi.

    Baca: Sehari Setelah Dilegalkan, Persediaan Ganja Kanada Menipis

    Pada 17 Oktober, Kanada menjadi negara kedua di dunia setelah Uruguay yang melegalkan ganja rekreasi secara penuh untuk penjualan dan konsumsi domestik, menyulut banyak pujian dan debat tentang dekriminalisasi ganja.

    Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau dan istrinya Sophie Gregoire Trudeau, berselfie bersama dengan siswi saat menghadiri acara Fortune Most Powerful Women Summit and Galadi Washington, 10 Oktober 2017. AFP PHOTO / Andrew CABALLERO-REYNOLDS

    Pemerintah Kanada telah menginformasikan kepada 15 juta lebih warganya tentang undang-undang baru untuk mengatur penggunaan ganja rekreasi, mengutip kesiapan polisi untuk menangani pengguna yang mengemudi di bawah pengaruh ganja dan pelanggaran lainnya.

    Pemerintah Kanada berharap bahwa legalisasi akan meningkatkan keamanan publik dan membantu membuat uang pajak tambahan, dan mengambil keuntungan dari para penjahat ketika ganja masih ilegal.

    Lihat foto: Keriuhan Perayaan Legalisasi Ganja di Kanada

    Dorongan untuk legalisasi penuh dimulai ketika Trudeau berkampanye pada 2015. Ia berjanji untuk merombak undang-undang ganja negara yang "tidak efektif", yang berasal sejak 1923. Justin Trudeau menambahkan bahwa perombakan undang-undang ganja akan membantu meringankan perang terhadap narkoba, sementara pemerintah federal mendapatkan sekitar US$ 400 juta atau Rp 6 triliun pendapatan pajak tambahan setiap tahun dari legalisasi ganja di Kanada.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.