Penyidik PBB: Jamal Khashoggi Korban Eksekusi di Luar Hukum

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah jurnalis freelance Indonesia melakukan aksi damai di depan Kedutaan Besar Arab Saudi, Jakarta, Jumat, 19 Oktober 2018. Aksi ini menuntut kejelasan atas hilangnya jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, setelah memasuki Konsulat Jenderal Arab Saudi di Turki pada 2 Oktober lalu. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Sejumlah jurnalis freelance Indonesia melakukan aksi damai di depan Kedutaan Besar Arab Saudi, Jakarta, Jumat, 19 Oktober 2018. Aksi ini menuntut kejelasan atas hilangnya jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, setelah memasuki Konsulat Jenderal Arab Saudi di Turki pada 2 Oktober lalu. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang penyelidik independen PBB mengatakan Jamal Khashoggi adalah korban eksekusi di luar hukum atau extrajudicial execution yang dilakukan oleh Arab Saudi.

    Dilansir dari Middle East Eye, 26 Oktober 2018, Agnes Callamard, pelapor khusus untuk eksekusi di luar hukum atau eksekusi sewenang-wenang, pada Kamis 25 Oktober mengatakan kepada wartawan di markas besar PBB di New York, bahwa orang-orang yang melakukan dan mengatur pembunuhan itu "cukup tinggi untuk mewakili negara".

    Baca: Uni Eropa Serukan Investigasi Internasional Kasus Jamal Khashoggi

    Arab Saudi telah menahan 18 orang dan memecat lima pejabat senior pemerintah sebagai bagian dari investigasi atas pembunuhan Jamal Khashoggi.

    Beberapa dari mereka adalah anggota dari 15 orang tim, banyak dari mereka adalah agen intelijen Saudi, yang terbang ke Istanbul beberapa jam sebelum kematian Khashoggi, kata sumber keamanan Turki.

    Baca: Menlu Turki Desak Arab Saudi Jelaskan Pembunuhan Jamal Khashoggi

    Callamard mengatakan dia tidak perlu tahu siapa yang terkait dengan kejahatan untuk menyimpulkan itu adalah "eksekusi di luar hukum".

    Namun dia mengatakan masih belum jelas seberapa tinggi pejabat yang memberikan perintah untuk membunuh Khashoggi.

    15 anggota tim pembunuh jurnalis kawakan Arab Saudi, Jamal Khashoggi.[DAILY SABAH]

    Callamard juga menegaskan kembali seruan sebelumnya untuk penyelidikan independen untuk memvalidasi temuan penyelidikan yang dilakukan oleh Turki dan Arab Saudi.

    Baca: Jaksa Agung Saudi Sebut Pembunuhan Jamal Khashoggi Terencana

    Setelah lebih dari dua minggu penyangkalan dan mengalihkan cerita tentang apa yang terjadi, para pejabat Saudi mengatakan bahwa Khashoggi terbunuh di dalam konsulat karena perkelahian. Namun pernyataan Arab Saudi berubah, ketika kejaksaan Saudi mengatakan pembunuhan Jamal Khashoggi sudah direncanakan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...