Rabu, 21 November 2018

Penerbangan Langsung Indonesia - Kamboja Ditargetkan Dibuka 2019

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sudirman Haseng, Duta Besar Indonesia untuk Kamboja. Sumber : dokumen KBRI Phnom Phen, Kamboja

    Sudirman Haseng, Duta Besar Indonesia untuk Kamboja. Sumber : dokumen KBRI Phnom Phen, Kamboja

    TEMPO.CO, Jakarta - Penerbangan langsung Indonesia - Kamboja ditargetkan bisa terwujud pada Januari 2019 atau Maret 2019. Kemungkinan pembukaan rute penerbangan langsung ini, sekarang sudah tahap pembicaraan teknis.

    "Sudah ada maskapai yang melakukan penjajakan, tetapi saya belum bisa sebutkan namanya," kata Duta Besar Indonesia untuk Kamboja, Sudirman Haseng, saat ditemui di Jakarta, Kamis, 25 Oktober 2018.

    Baca: Kamboja Kembangkan Wisata Halal Tarik Minat Turis Indonesia

    Menurut Sudirman, rute penerbangan langsung Indonesia - Kamboja bukan hanya disuarakan oleh kalangan pengusaha, tetapi juga masyarakat di kedua negara yang sering menanyakan kapan ada penerbangan langsung Indonesia - Kamboja.

    Selama ini, masyarakat Indonesia yang hendak ke Kamboja harus transit ke Kuala Lumpur atau Singapura. Proses transit ini membuat waktu tempuh bisa memakan waktu sampai 9 jam. Untuk itu, adanya penerbangan langsung diharapkan bisa memangkas waktu penerbangan menjadi 3 jam.

    Baca: Warga Kamboja Berminat pada Wisata Bulan Madu ke Indonesia

    "Saya berharap nanti ada penerbangan satu sampai empat kali seminggu. Lewat penerbangan langsung ini, saya ingin ada kontak antar masyarakat di kedua negara," kata Sudirman.

    Sekarang ini sudah ada pesawat carter dari Kamboja ke Indonesia. Hal ini menunjukkan besarnya peluang di sektor ini. Kamboja merupakan pihak yang paling antusias dan sangat ingin maskapai dari negara itu juga membuka rute penerbangan Kamboja - Indoensia. Namun Sudirman ingin Indonesia lebih dulu memulai rute penerbangan ini.

    Dengan adanya rute penerbangan langsung Indonesia - Kamboja, Sudirman menargetkan ada kenaikan 50 persen kunjungan wisata dari Kamboja ke Indonesia. Pada tahun lalu, ada 6 ribu turis dari Kamboja melancong ke Indonensia. Jumlah ini naik 23 persen dibanding 2016. Rute penerbangan langsung juga semakin memudahkan turis asing di Kamboja plesiran ke Indonesia.

    Kedutaan Besar RI di Phnom Phen, Kamboja, mencatat ada sektiar 55 ribu WNI yang berlibur ke Kamboja pada 2017. Selain sektor pariwisata, penerbangan langsung Indonesia - Kamboja juga akan menguntungkan dari sektor ekonomi, khususnya untuk moda pengiriman barang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.