Duterte Copot Kepala Bea Cukai dan Ganti Semua Pejabat, Ada Apa?

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto 19 April 2018 ini, menunjukkan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, bercanda kepada fotografer ketika dia memegang senapan Galil buatan Israel yang dipamerkan oleh mantan Kepala Kepolisian Nasional Filipina Jenderal Ronald

    Foto 19 April 2018 ini, menunjukkan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, bercanda kepada fotografer ketika dia memegang senapan Galil buatan Israel yang dipamerkan oleh mantan Kepala Kepolisian Nasional Filipina Jenderal Ronald "Bato" Dela Rosa di upacara pergantian-komando di Kamp Crame di kota Quezon timur laut Manila. (AP Photo / Bullit Marquez, File)

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Rodrigo Duterte mencopot kepala biro bea cukai dari jabatannya dan memerintahkan pergantian semua pejabat top di biro tersebut setelah penyitaan lebih dari satu ton narkoba gagal dilakukan.

    "Komisioner keluar, kepala departemen keluar," kata Duterte saat berpidato di satu acara memperingati pendiri penjaga pantai seperti dikutip dari Reuters dan Channel News Asia, Kamis, 25 Oktober 2018.

    Baca: 5 Poin Soal Perang Narkoba Brutal di Filipina Ala Duterte

    Selanjutnya, Duterte menunjuk seorang jenderal pensiunan untuk mengambil alih kerja di biro bea cukai. Ia akan dibantu tentara dan anggota penjaga pantai.

    Duterte menyebut Komisioner Bea Cukai Isidro Lapena akan dicopot dari jabatannya dan semua wakilnya dan pejabat top akan dipindahkan.

    Baca: Duterte Perluas Perang Narkoba hingga Sekolah Dasar Filipina

    Lapena yang ikut dalam acara tersebut terkejut dengan pemindahannya. Di hadapan wartawan, Lapena mengucapkan terima kasih kepada Duterte atas pos barunya.

    Lapena, pensiunan jenderal polisi dalam tekanan sejak aparat bea cukai gagal mendeteksi kapal yang membawa lebih dari 1 ton shabu-shabu yang akan diselundupkan ke Filipina pada Juli lalu.

    Baca: Demi Perangi Narkoba, Duterte Akan Berlakukan Darurat Militer

    Aparat pemberangusan narkoba kemudian menemukan jejak kontainer yang mengangkut narkoba selundupan tersebut, namun narkobanya sudah raib.

    Duterte kemudian menunjuk seorang jenderal pensiunan untuk mengambil alih kerja di biro bea cukai. Ia akan dibantu tentara dan anggota penjaga pantai.

    Rodrigo Duterte telah mengeluarkan kebijakan bertempur memberangus narkoba sejak ia menjabat presiden pada 2106 lalu. Ribuan orang telah meninggal dalam operasi memerangi narkoba.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perolehan Kursi DPR Pemilu 2019, Golkar dan Gerinda di Bawah PDIP

    Meski rekapitulasi perolehan suara Golkar di Pileg DPR 2019 di urutan ketiga setelah PDIP dan Gerindra, namun perolehan kursi Golkar di atas Gerindra.