Rabu, 21 November 2018

Cina Resmikan Jembatan Laut Terpanjang di Dunia

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan jembatan yang menyambungkan Hong Kong-Zhuhai-Makau di Pulau Lantau, Hong Kong, 22 Oktober 2018. Jembatan ini memangkas waktu tempuh antara Hong Kong dan Makau menjadi hanya 30 menit, yang sebelumnya tiga jam. REUTERS/Aly Song

    Pemandangan jembatan yang menyambungkan Hong Kong-Zhuhai-Makau di Pulau Lantau, Hong Kong, 22 Oktober 2018. Jembatan ini memangkas waktu tempuh antara Hong Kong dan Makau menjadi hanya 30 menit, yang sebelumnya tiga jam. REUTERS/Aly Song

    TEMPO.CO, Jakarta - Cina meresmikan pembukaan jembatan laut terpanjang di dunia, Selasa, 23 Oktober 2018. Jembatan ini berdiri di atas laut yang menghubungkan pusat keuangan Hong Kong, Macau dan kawasan metropolitan Pearl River Delta.

    Dikutip dari Reuters, jembatan itu memiliki panjang sekitar 55 kilometer dan dilengkapi terowongan sepanjang 6,7 kilometer yang menghubungkan dengan pulau-pulau buatan Cina di Laut Cina Selatan. Peresmian jembatan ini telah membuat Presiden Cina, Xi Jinping, banjir pujian.

    Baca: Rela Mengantre Demi Wisata dan Berfoto di Jembatan Kaca Malang

    Wakil Perdana Menteri Cina, Han Zheng, mengatakan jembatan ini bisa membantu mengembangkan strategi Cina untuk wilayah Greater Bay Area di sekitar Pearl River Delta seperti yang terjadi di San Francisco Bay dan Tokyo Bay. Jembatan ini akan mulai beroperasi pada Rabu, 24 Oktober 2018.

    "Berdiri dititik bersejarah ini, kami sangat yakin pembukaan jembatan jembatan ini akan membawa kemajuan, khususnya keuntungan yang bisa dinikmati wilayah Hong Kong dan Macau," kata Han, dalam pidato peresmian jembatan.

    Baca: 10 Jembatan Kuno yang Bertahan Sepanjang Zaman

    Pemandangan jembatan yang menyambungkan Hong Kong-Zhuhai-Makau di Pulau Lantau, Hong Kong, 21 Oktober 2018. REUTERS/Bobby Yip

    Media-media di Cina mewartakan, sebagai langkah keamanan, otoritas rencananya akan menggunakan sistem identifikasi wajah untuk mendeteksi supir yang melintasi jembatan itu. Jika supir kedapatan menguap lebih dari tiga kali, maka sebuah alarm akan berbunyi.

    Sejumlah kritik menyebut jembatan ini adalah bagian dari rencana Beijing untuk memperluas kendalinya terhadap Hong Kong di tengah-tengah janji Cina yang akan memberikan otonomi yang lebih luas pada Hong Kong dan kebebasan berpendapat.

    Otoritas berwenang Hong Kong menyebut pembangunan jembatan terpanjang di dunia ini menghabiskan dana US$ 15.31 miliar atau Rp 232 triliun. Jembatan ini dibangun pada akhir 1980-an, namun ditangguhkan di bawah pemerintahan penjajahan Inggris ketika itu. Keberadaan jembatan ini diharapkan akan mengkonsolidasikan posisi Hong Kong sebagai sebuah penerbangan kawasan dan pusat logistik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.