Trump Siapkan Sanksi untuk Arab Saudi Atas Kasus Jamal Khashoggi

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Donald Trump bersama dengan Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman di Gedung Putih, Washington, 20 Maret 2018.  REUTERS/Jonathan Ernst/File Photo

    Presiden Donald Trump bersama dengan Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman di Gedung Putih, Washington, 20 Maret 2018. REUTERS/Jonathan Ernst/File Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden AS Donald Trump mengatakan sedang mempertimbangkan sanksi terhadap Arab Saudi atas hilangnya Jamal Khashoggi.

    Sementara di Istanbul, dilaporkan Reuters, 20 Oktober 2018, kejaksaan Turki memeriksa pegawai Turki yang bekerja di konsulat Arab Saudi pada Jumat 19 Oktober, untuk mencari petunjuk tambahan dalam kasus Jamal Khashoggi.

    Berbicara kepada wartawan di Scottsdale, Arizona, Trump mengatakan terlalu dini untuk mengatakan apa konsekuensi dari kasus ini, tetapi Kongres AS akan terlibat dalam menentukan respon Amerika Serikat.

    Baca: Donald Trump Curiga Wartawan Jamal Khashoggi Sudah Tewas

    Ketika ditanya apakah sanksi kepada Arab Saudi adalah salah satu langkah yang dia pertimbangkan, Trump mengatakan, "Bisa jadi, bisa jadi," meskipun dia tidak memberikan rincian.

    "Kami akan mencari tahu siapa yang tahu kapan dan di mana. Dan kami akan mencari tahu," tambah Trump.

    Jamal Khashoggi. Middle East Monitor/Handout via REUTERS

    Hilangnya disertai dugaan pembunuhan Jamal Khashoggi, warga AS dan kolumnis Washington Post, telah menimbulkan kecaman internasional dan memperburuk hubungan antara Arab Saudi dengan negara Barat. Tekanan Barat telah meningkat di Arab Saudi untuk memberikan jawaban atas Jamal Khashoggi.

    Baca: Mike Pompeo Diduga Dengar Rekaman Pembunuhan Jamal Khashoggi

    Kongres AS yang mayoritas dikuasai oleh Republik, beberapa di antaranya menyerukan tindakan keras terhadap Arab Saudi.

    "Saya akan sangat mendengarkan apa yang dikatakan Kongres. Mereka juga sangat yakin tentang itu," kata Trump.

    Trump yang sebelumnya mengatakan Khashoggi kemungkinan tewas dan akan menindak tegas siapapun yang bertanggungjawab atas hilangnya Khashoggi, bisa mengancam kesepakatan senjata menggiurkan AS-Arab Saudi dan merusak koalisi militer melawan pengaruh Iran di Timur Tengah.

    Baca: Turki Menduga Mayat Jamal Khashoggi Dibawa ke Hutan

    "Arab Saudi telah menjadi sekutu besar, mereka telah menjadi investor luar biasa di Amerika Serikat. Itulah sebabnya ini sangat menyedihkan," tambah Trump.

    "Mereka setuju untuk menghabiskan US$ 450 miliar (Rp 6.800 triliun) untuk membeli produk dan berinvestasi di Amerika Serikat, jadi saya berharap kita dapat tetap terbuka...Ada banyak hal lain yang bisa kita lakukan," lanjut Donald Trump, yang sebelumnya meminta pihak manapun agar tidak menekan Arab Saudi atas kasus Jamal Khashoggi sebelum mendapat fakta dan menunggu hasil investigasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.