Minggu, 16 Desember 2018

Angkatan Laut AS Sembunyikan Kecelakaan Penerbangan, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengiriman pesawat tempur F-35B milik Angkatan Udara Inggris, yang dikirim dari Marine Corps Air Station Beaufort di Amerika Serikat menuju pangkalan baru RAF Marham, Inggris, 6 Juni 2018. F-35B F-35B mampu terbang dalam jangkauan sejauh 2.220 kilometer. Sgt Nik Howe/MoD Handout via REUTERS

    Pengiriman pesawat tempur F-35B milik Angkatan Udara Inggris, yang dikirim dari Marine Corps Air Station Beaufort di Amerika Serikat menuju pangkalan baru RAF Marham, Inggris, 6 Juni 2018. F-35B F-35B mampu terbang dalam jangkauan sejauh 2.220 kilometer. Sgt Nik Howe/MoD Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Angkatan laut Amerika Serikat kini mulai menyembunyikan data kecelakaan penerbangan yang melibatkan militer AS dari situsnya.

    Situs web Naval Safety Center telah menjadi perhentian penting bagi jurnalis dan penggemar pertahanan selama bertahun-tahun.

    Baca: Jim Mattis Serukan 80 Persen Pesawat Jet AS Siap Tempur, Ada Apa?

    Dilansir dari Popular Mechanics, 11 Oktober 2018, awalnya situs ini merilis data keselamatan dan kecelakaan untuk seluruh Angkatan Laut AS, dari berapa banyak pelaut dan Marinir yang terlibat dalam kecelakaan sepeda motor dan ATV yang tidak berfungsi dengan insiden besar yang melibatkan pesawat.

    Pesawat jet tempur F-35B milik Korps Marinir AS jatuh di Carolina selatan dalam sesi latihan. Daily Mail/Kensley Crosby

    Situs ini secara konvensional memasukkan data kecelakaan per jenis pesawat, seperti AV-8B Harriers atau F / A-18C Hornets, misalnya, dan ringkasan kecelakaan harian, serta statistik kecelakaan umum.

    Jika ada warga sipil atau jurnalis yang ingin mengetahui data pesawat yang mengalami kecelakaan atau mengetahui tingkat kecelakaan per September 2018, maka warga sipil bisa pergi ke Pusat Keselamatan Angkatan Laut.

    Baca: Pertama Kali, Jet Tempur F-35B Jatuh di Carolina Amerika

    Data tersebut masih ada, tetapi warga sipil, termasuk wartawan, dilarang melihatnya. Angkatan Laut telah menempatkan data di belakang dinding digital di mana hanya pemegang Kartu Akses Umum (CAC) memiliki akses.

    CAC hanya tersedia untuk petugas militer aktif, personel cadangan militer, kontraktor pemerintah, dan pegawai sipil Kementerian Pertahanan.

    Demi Keamanan Intelijen dan Kesiapan Tempur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".