Rabu, 19 Desember 2018

Sekjen PBB Puji Penanganan Bencana di Sulteng dan Lombok

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi (kiri) melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres di Hotel The Laguna Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali. Foto: Biro Pers Setpres

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi (kiri) melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres di Hotel The Laguna Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali. Foto: Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, memuji penanganan bencana di Sulawesi Tengah dan Lombok saat bertemu Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Nusa Dua, Bali.

    Tiba sekira pukul 08.25 WITA, Kamis 11 Oktober 2018, di lobi Hotel Laguna, Nusa Dua, Sekjen PBB yang juga mantan Perdana Menteri Portugal itu tampak mengenakan batik lengan panjang dan disambut oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

    Baca: Sekjen PBB dan PM Malaysia Akan Kunjungi Kawasan Gempa Palu

    Selanjutnya Presiden Joko Widodo bersama Antonio Guterres melakukan pembahasan sejumlah hal termasuk di antaranya ialah mengenai bencana gempa di Sulawesi Tengah dan perdamaian Palestina.

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi (kanan) melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres di Hotel The Laguna Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali. Foto: Biro Pers Setpres

    Memberikan keterangan selepas pertemuan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan bahwa Sekjen PBB menyampaikan dukacita mendalam bagi para korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah dan Lombok. Dirinya juga memuji respons pemerintah dalam melakukan penanganan cepat pascakejadian itu.

    "Sekjen PBB mengatakan bahwa masyarakat Indonesia memiliki resiliensi yang tinggi dan mengapresiasi respons cepat pemerintah sehingga situasi dapat diatasi dalam waktu yang singkat. Beliau mengatakan selalu tidak mudah kita bekerja pada saat situasi emergency seperti itu," ujar Retno kepada Tempo, 11 Oktober 2018.

    Terkait dengan perdamaian dunia yang juga menjadi pembicaraan kedua pihak, Sekjen PBB mengapresiasi posisi Indonesia terhadap upaya perdamaian di Palestina. Selain itu, Indonesia juga dianggap sebagai mitra vital bagi PBB dalam menciptakan perdamaian dunia. Indonesia diketahui sebagai negara kontributor terbesar terhadap pengiriman pasukan perdamaian PBB.

    Baca: Sekjen PBB Sampaikan Belasungkawa Atas Gempa Donggala

    "Indonesia memiliki kekuatan dan keinginan untuk aktif di dalam upaya menciptakan perdamaian dan kesejahteraan dunia. Jadi kemitraan Indonesia dan PBB dinilai oleh Sekjen PBB sangat excellent," ucap Antonio Guterres.

    Dalam pertemuan dengan Sekjen PBB tersebut, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.