Rabu, 19 Desember 2018

Digugat Kaum Gay, Pembuat Kue Menang di Pengadilan Tinggi Inggris

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan sesama jenis, Bode Mende dan Karl Kreile memotong kue pernikahannya di balai kota Schoeneberg, Berlin, Jerman, 1 Oktober 2017. AFP PHOTO/Odd ANDERSEN

    Pasangan sesama jenis, Bode Mende dan Karl Kreile memotong kue pernikahannya di balai kota Schoeneberg, Berlin, Jerman, 1 Oktober 2017. AFP PHOTO/Odd ANDERSEN

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembuat roti di Belfast, Irlandia Utara, menang perkara di Pengadilan Tinggi Inggris setelah pengadilan sebelumnya mengabulkan gugatan kaum gay karena dianggap diskriminasi.

    Kasus gugatan ini bermula ketika keluarga Ashers di Belfast menolak membuat kue untuk perkawinan gay. "Penolakan ini dianggap diskriminatif dan digugat ke pengadilan oleh aktivis gay Gareth Lee," tulis Mirror.

    Baca: Video Pernikahan Gay Viral, Polisi Arab Saudi Tangkap Pengantin

    Ilustrasi pasangan gay. (AP Photo/Don Ryan)

    Keputusan Pengadilan Tinggi di Inggris disambut gembira oleh pengacara keluarga Asher, David Scoffield QC. Di pengadilan, dia mengatakan, keluarga Ashers dipaksa bertindak melawan keyakinan agama mereka.

    "Negara telah menghukum perusahaan kue dengan alasan tidak memenuhi keinginan pelanggan yakni membuat kue berisi pesan bertentangan dengan hati nurani mereka," ucapnya.


  • Gay
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.