Terancam Cina, Taiwan Perkuat Militernya di Selat

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat tempur F-16 telah teruji di berbagai pertempuran. Taiwan akan memodernisasi 144 pesawat tempur F-16 A/B Block 20 menjadi F-16V, varian paling modern dan canggih. Korea Selatan, Indonesia, dan Singapura, adalah negara-negara yang memiliki F-16, bahkan Indonesia ditawarkan untuk membeli F-16V. AFP/Sam Yeh

    Pesawat tempur F-16 telah teruji di berbagai pertempuran. Taiwan akan memodernisasi 144 pesawat tempur F-16 A/B Block 20 menjadi F-16V, varian paling modern dan canggih. Korea Selatan, Indonesia, dan Singapura, adalah negara-negara yang memiliki F-16, bahkan Indonesia ditawarkan untuk membeli F-16V. AFP/Sam Yeh

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Taiwan Tsai Ing-we bersumpah akan meningkatkan kekuatan militernya guna melindungi keamanan nasional di tengah ancaman militer Cina.

    "Beijing bukan sumber konflik. Meskipun demikian, Taiwan akan meningkatkan anggaran pertahanan tahunan serta pembangunan industri pertahanan," katanya pada Rabu 10 Oktober 2018 seperti dilansir Al Jazeera.

    Baca: Presiden Tsai: Tak Satu Pun Dapat Menghapus Keberadaan Taiwan

    Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen.[Lowy Institute]

    Berpidato pada Hari Nasional mengenai peran Angkatan Bersenjata, Tsai mengatakan, negara akan menggunakan segara cara untuk menangkal infiltrasi oleh negara lain.

    "Pada saat ini, intimidasi dan tekanan diplomatik Cina tidak hanya melukai hubungan antara kedua belah pihak, melainkan juga bertentangan secara serius dengan stabilitas perdamaian di Selat Taiwan," ucapnya di Taipei.Kendaraan militer Taiwan M56 mengeluarkan asap saat latihan militer Han Kuang, yang mensimulasikan Tentara Pembebasan Rakyat Cina (PLA) yang menyerang pulau itu, di Pangkalan Udara Ching Chuan Kang, Taichung, Taiwan, Kamis, 7 Juni 2018. REUTERS/Tyrone Siu

    Tsai mengatakan, meningkatnya tekanan Cina terhadap Taiwan bertentangan dengan status quo di Selat Taiwan. Tetapi Taiwan tidak akan terpancing oleh provokasi Beijing.

    Baca: Taiwan Naikkan Anggaran Pertahanan 2019

    Cina yang mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, baru-baru ini meningkatkan tekanan terhadap Taipei.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.