Duta Besar AS untuk PBB Mundur, Trump Minta Waktu Cari Pengganti

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 25.1_inter_NikkiHaley

    25.1_inter_NikkiHaley

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, belum mengumumkan pengganti Nikki Haley, Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB. Haley menyatakan mundur dari jabatannya pada Selasa, 9 Oktober 2018, waktu setempat.

    Dikutip dari edition.cnn.com pada Rabu, 10 Oktober 2018, Trump berencana mengajukan nama pengganti Haley dalam dua - tiga pekan ke depan. Trump mengatakan perlu waktu untuk menyeleksi nama-nama pengganti Haley. Dia bahkan belum membagi daftar nama yang sudah dipertimbangkannya kepada pejabat senior Gedung Putih.

    "Trump berencana menyusun nama dan meminta nasihat kepada tim penasehatnya. Keputusan akan diambil beberapa pekan ke depan," tulis Gedung Putih.

    Baca: Nikki Haley Mengundurkan Diri dari Duta Besar AS untuk PBB

    Diantara nama yang muncul dan berpeluang mengisi jabatan yang ditinggalkan Haley adalah mantan Wakil Penasehat Keamanan Nasional - Dina Powell, Duta Besar Amerika Serikat untuk Jerman - Richard Grenell dan Penasehat senior Presiden - Ivanka Trump. Ivanka merupakan anak kandung Presiden Trump.

    "Kami sesungguhnya sudah punya daftar nama," kata Trump, yang mengaku sudah mengantungi lima nama calon pengganti Haley.

    Baca: Sindir Negara Islam di DK PBB, Siapa Sosok Nikki Haley?

    Trump dalam keterangannya mengatakan sejauh ini Grenell mengganti tidak masuk dalam daftar. Sebab Trump melihat Grenell telah melakukan tugasnya dengan sangat baik sebagai Duta Besar Amerika Serikat untuk Jerman dan dia tidak ingin Grenell pindah dari posisi itu.

    Haley dalam pengumuman pengunduran dirinya menyebut jabatan sebagai Duta Besar PBB adalah kehormatan dalam hidupnya. Kendati begitu, ada waktu baginya untuk meninggalkan posisinya saat ini.

    "Tidak ada alasan pribadi. Penting bagi pejabat pemerintahan untuk memahami kapan waktunya untuk mundur," ujarnya.

    Sebuah sumber mengatakan kepada CNN keuangan adalah pertimbangan Haley untuk mundur. Haley memiliki satu anak yang sedang berkuliah dan anak keduanya akan segera masuk universitas sehingga dia merasa perlu mencari sumber penghasilan yang lebih. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.