Sabtu, 20 Oktober 2018

Kasus Skripal Bocor, Putin Marahi Kepala Intelijen Militer Rusia

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidato dalam satu sesi forum internasional Russian Energy Week di Moskow, Rusia 3 Oktober 2018. [REUTERS]

    Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidato dalam satu sesi forum internasional Russian Energy Week di Moskow, Rusia 3 Oktober 2018. [REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Vladimir Putin memarahi kepala lembaga intelijen militer Rusia, GRU, atas kasus peracunan Sergei Skripal.

    Dilansir dari Dailymail.co.uk, 9 Oktober 2018, kepala GRU Kolonel Igor Korobov, 62 tahun, dilaporkan mendadak sakit setelah dimarahi habis-habisan oleh Putin.

    Baca: Satu Pelaku Peracunan Skripal Diidentifikasi sebagai Dokter

    Kemarahan Putin atas Korobov terjadi ketika tersangka Salisbury yang kedua diidentifikasi sebagai dokter GRU, yang disinyalir menggunakan identitas samaran.

    Kepala GRU Kolonel Igor Korobov [Dailymail]

    Dokumen identifikasi menyebut salah satu tersangka adalah dr Alexander Mishkin, yang juga mencantumkan markas GRU di Moskow sebagai alamat rumahnya.

    Identifikasi tersangka peracunan muncul ketika pejabat Kementerian Pertahanan Rusia dilaporkan bertemu dengan staf senior GRU untuk memarahi taf senior GRU atas operasi luar negerinya.

    Baca: Vladimir Putin Sebut Skripal Bajingan dan Pengkhianat

    Pertemuan rahasia pada Sabtu 6 Oktober dilaporkan berisi kemarahan atas "orang-orang bodoh" di balik misi di Inggris, Belanda dan Amerika Serikat.

    Mereka yang bertanggung jawab atas kesalahan misi dikecam karena ketidakmampuan dan ceroboh.

    "Mengapa Anda tidak memakai topi Budenovka saja?' mengacu pada topi-topi yang dihiasi dengan bintang Merah yang merupakan bagian dari seragam militer Komunis setelah Revolusi Rusia, ungkap laporan dalam pertemuan rahasia tersebut.

    Alexander Petrov yang disebut oleh situs Bellingcat sebagai Alexander Yevgenyevich Mishkin, berusia 39 tahun, yang diduga sebagai dokter GRU, badan intelijen militer Inggris. [Russia Today]

    Dua Tersangka Diidentifikasi sebagai Dokter Militer dan Perwira


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Bravo 5 dan Cakra 19, Dua Tim Luhut untuk Jokowi di Pilpres 2019

    Menyandang nama Tim Bravo 5 dan Cakra 19, dua gugus purnawirawan Jenderal TNI menjadi tim bayangan pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.