Sabtu, 20 Oktober 2018

4 Bantuan Asing Siap Didistribusikan untuk Korban Gempa

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Relawan asing turun dari pesawat membawa bantuan untuk gempa Palu-Donggala, di Bandara Mutiara SIS Al Jufri Palu, Sulawesi Tengah, Senin, 8 Oktober 2018.

    Relawan asing turun dari pesawat membawa bantuan untuk gempa Palu-Donggala, di Bandara Mutiara SIS Al Jufri Palu, Sulawesi Tengah, Senin, 8 Oktober 2018.

    TEMPO.CO, Jakarta - Bantuan kemanusiaan untuk menolong korban gempa Donggala dari berbagai negara mulai berdatangan ke ibu kota Palu, Sulawesi Tengah. Gempa bumi berkekuatan 7,4 scala richter dan diikuti oleh tsunami itu, menewaskan lebih dari seribu orang. Berikut bantuan dari empat negara yang telah tiba di Palu dan sektiarnya: 

    1.India

    Kementerian Luar Negeri India atau MEA mengungkap telah meluncurkan sebuah operasi besar bernama Operasi Samudra Maitri yang ditujukan untuk membantu korban gempa dan tsunami di Indonesia. Operasi ini terdiri dari dua pesawat dan tiga kapal angkatan laut. 

    Dua pesawat Angkatan Udara India yakni C-130J dan C-17 sudah bertolak ke Palu pada 3 Oktober 2018. Pesawat C-130J membawa tim medis bersama dengan tenda dan peralatan untuk mendirikan rumah sakit lapangan. Sedangkan pesawat C-17 membawa obat-obatan, generator, tenda dan air. 

    Adapun tiga Kapal Laut India yakni INS Tir, INS Sujatha dan INS Shardul juga telah dimobilisasi untuk melaksanakan bantuan kemanusiaan dan bantuan bencana. Kapal-kapal ini, telah mencapai provinsi Sulawesi Tengah pada 6 Oktober, lanjut kementerian itu.

    Baca: Korban Gempa dan Tsunami Palu di Donggala Mulai Kehabisan Makanan

    2. Rusia

    Pada 6 Oktober 2018 pesawat khusus IL-76 EMERCOM milik Rusia berangkat dari ibu kota Moskow menuju Indonesia. Pesawat ini telah tiba di Balikpapan untuk mendistribusikan bantuan lebih dari 24 ton kepada para korban gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah. Pendaratan pesawat dilakukan di Balikpapan karena bandara di Palu belum bisa digunakan untuk pendaratan pesawat besar

    Diantara bantuan yang diberikan adalah generator elektrik, tenda, selimut, serta sistem pemurnian air yang telah diminta oleh pihak Indonesia. Operasi kemanusiaan ini dilakukan oleh Kementerian Darurat Rusia sesuai dengan instruksi Presiden Federasi Rusia dan Pemerintah Federasi Rusia.

    Baca: 220 Personel TNI untuk Gempa Lombok Dialihkan ke Palu - Donggala 

    Tentara Amerika Serikat mengangkut barang bantuan untuk korban gempa Palu - Donggala saat tiba di Bandara Mutiara SIS Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah, Senin, 8 Oktober 2018. ANTARA FOTO/Yusran Uccang

    3.Turki

    Sumber di Angkatan Bersenjata Turki pada 6 Oktober 2018 menjelaskan Militer Turki mengerahkan dua pesawat C-130 untuk mengangkut bantuan yang akan dikirimkan ke Indonesia. Dua pesawat itu membawa bantuan dari Bulan Sabit Merah Turki untuk memenuhi kebutuhan orang-orang yang terkena dampak gempa di Indonesia. 

    Kementerian Luar Negeri Turki menjelaskan Ankara siap memberikan bantuan yang diperlukan ke Indonesia. Turki memiliki solidaritas yang tinggi dan ikatan tali persaudaraan yang kuat dengan Indonesia.

    4. Qatar

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia atau BNPB telah menerima bantuan kemanusiaan dari Qatar. Pesawat C-17 milik Angkatan Udara Amiri sudah tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan, Kalimantan Timur.

    Bantuan yang diberikan diantaranya pasokan untuk kebutuhan medis, tenda dan bantuan tenaga untuk melakukan pencarian dan penyelamatan. Bantuan diberikan kepada BNPB yang bertugas untuk mendistribusikan kepada mereka yang terkena dampak gempa Donggala dan Palu.

    business-standard.com | foreignaffairs.co.nz | thepeninsulaqatar.com | dailysabah.com | Sarah Ervina Dara Siyahailatua


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bravo 5 dan Cakra 19, Dua Tim Luhut untuk Jokowi di Pilpres 2019

    Menyandang nama Tim Bravo 5 dan Cakra 19, dua gugus purnawirawan Jenderal TNI menjadi tim bayangan pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.