Senin, 22 Oktober 2018

3 Kasus Wartawan Tewas Dibunuh Sepanjang 2018

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kirill Radchenko, Alexander Rastorguyev, Orkhan Dzhemal, tiga wartawan asal Rusia tewas dibunuh. Sumber: edition.cnn.com

    Kirill Radchenko, Alexander Rastorguyev, Orkhan Dzhemal, tiga wartawan asal Rusia tewas dibunuh. Sumber: edition.cnn.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus hilangnya wartawan senior asal Arab Saudi, Jamal Khashoggi, 59 tahun, pada Selasa, 2 Oktober 2018, menjadi duka bagi dunia jurnalistik. Hilangnya Khashoggi, yang bahkan diduga sudah dibunuh, telah menambah panjang daftar wartawan yang meregang nyawa karena sikap kritis yang mereka pegang. Berikut tiga kasus wartawan yang tewas sepanjang 2018 :

    Baca: Wartawan Jamal Khashoggi Diduga Sudah Dibunuh

    1. Kirill Radchenko, Alexander Rastorguyev, Orkhan Dzhemal dari Rusia
    Dikutip dari edition.cnn.com, tiga wartawan asal Rusia itu merupakan wartawan investigasi. Ketiganya dilaporkan sedang menyelidiki sebuah organisasi semi-militer yang memiliki kaitan dengan pemerintah Rusia.

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, pada 5 Agustus 2018 mengatakan ketiga wartawan itu diserang oleh orang tak dikenal yang berniat ingin merampok. Mereka tawas saat mempertahankan diri.

    Baca: UNESCO: Setiap 4,5 Hari, 1 Wartawan Tewas Dibunuh

    Hector Gonzalez. REUTERS

    2. Hector Gonzalez dari Meksiko
    Pada 29 Mei 2018, Hector Gonzalez wartawan dari Meksiko ditemukan tewas di ibu kota negara bagian Tamaulipas, Ciudad Victoria, Meksiko. Gonzalez adalah koresponden untuk koran lokal Excelsior.

    Belum ada kejelasan mengenai kasus pembunuhan ini. Jaksa setempat masih berusaha mendalami apa sebab pembunuhan terhadap Gonzalez dan siapa dalang di baliknya.

    Wilayah Meksiko yang berbatasan langsung dengan Texas, Amerika Serikat sudah lama dirusak oleh geng kriminal. Mereka berperang merebutkan wilayah kekuasaan untuk menguasai penjualan narkoba dan jaringan kriminal.

    3. Sandeep Sharma dari India
    Sharma, 35 tahun, adalah wartawan investigasi yang tewas ditabrak sebuah truk pada 1 April 2018. Sharma dikenal gencar melaporkan pertambangan pasir ilegal di negara bagian Madhya Pradesh, India.

    Dia ditabrak di sebuah jalan di distrik Bhind, India. Nyawanya tak terselamatkan dalam perjalanan ke rumah sakit.

    Sebelum kematian menjemputnya, Sharma telah meminta perlindungan kepada aparat kepolisian karena merasa nyawanya terancam. Wartawan itu, diketahui telah menerbitkan dua laporan jurnalistik mengenai mafia pasir untuk sebuah stasiun TV, News World, India.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.