Minggu, 21 Oktober 2018

Jair Bolsonaro Menangkan Pemilu Putaran Pertama Brazil

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden Brazil, Jair Bolsonaro, sebelum ditikam selama kampanye di Juiz de Fora, Brazil, Kamis, 6 September 2018. (Antonio Scorza / Agencia O Globo melalui AP)

    Calon presiden Brazil, Jair Bolsonaro, sebelum ditikam selama kampanye di Juiz de Fora, Brazil, Kamis, 6 September 2018. (Antonio Scorza / Agencia O Globo melalui AP)

    TEMPO.CO, Jakarta - Politisi sayap kanan Brazil, Jair Bolsonaro, memenangkan pemilu presiden putaran pertama, yang diselenggarakan pada Minggu, 7 Oktober 2018, waktu setempat. Dia mendapatkan 47 persen suara dari total 93 persen total surat suara yang sudah dihitung.

    Dikutip dari ft.com pada Senin, 8 Oktober 2018, dengan hasil perhitungan ini maka Bolsonaro akan berhadapan dengan Fernando Haddad, Walikota Sao Paulo yang berasal dari Partai Buruh, pada putaran kedua pemilu presiden Brazil 2018. Haddad mendapatkan sekitar 28 persen dukungan suara dari pemilu hari Minggu kemarin.

    "Ini untuk pertama kalinya kami memiliki kesempatan untuk mengubah situasi di negara kami," kata Robson Porto, tentara yang bertugas di luar tempat pemungutan suara, Minggu, 7 Oktober 2018.

    Baca: Jair Bolsonaro, Calon Kuat Presiden Brazil

    Brazil merupakan negara terbesar di Amerika Latin yang sedang tertatih menghadapi resesi ekonomi dan skandal korupsi yang sudah terjadi selama bertahun-tahun. Para investor berharap pemilu presiden Brazil 2018 akan menghasilkan seorang presiden yang bisa menjalankan mandat menerapkan reformasi ekonomi.

    "Tantangan terbesar dari pemerintahan Brazil yang baru nanti adalah memperkuat struktur fiskal," kata Alberto Ramos, ekonom dari Goldman Sachs.

    Baca: Sempat Terjadi Kebuntuan, Eks Presiden Brasil Lula Menyerah

    Bolsonaro memenangkan putaran pertama pemilu presiden Brazil karena telah menempatkan diri sebagai 'pihak luar'. Dia berada di garda depan untuk menyuarakan suara masyarakat yang lelah dengan investigasi-investigasi korupsi yang menghancurkan partai-partai tradisional.

    Dikutip dari telegraph.co.uk, Bolsonaro adalah mantan tentara berpangkat kapten. Dia saat ini masih berada dalam perawatan tim dokter setelah mengalami penusukan oleh orang tak dikenal saat berkampanye.

    Pemilu presiden Brazil 2018 diselenggarakan saat Brazil menghadapi empat tahun turbulensi politik paling berat dalam sejarah Negara Samba itu. Secara ekonomi, Brazil mengalami resesi dan pemakzulan mantan Presiden Dilma Rousseff, telah memperburuk keadaan. Pemilu Brazil 2018 diharapkan menjadi sebuah stimulus bagi tumbuhnya demokrasi di negara itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.