Dugaan Pelecehan Seksual, FBI Kontak Teman Kampus Brett Kavanaugh

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dalam foto 27 September 2018 , calon Hakim Agung Brett Kavanaugh bersaksi di depan Komite Kehakiman Senat di Capitol Hill di Washington. (AP Photo / Andrew Harnik, Pool)

    Dalam foto 27 September 2018 , calon Hakim Agung Brett Kavanaugh bersaksi di depan Komite Kehakiman Senat di Capitol Hill di Washington. (AP Photo / Andrew Harnik, Pool)

    TEMPO.CO, Jakarta - FBI telah menghubungi Deborah Ramirez, teman sekelas calon hakim agung Amerika Serikat, Brett Kavanaugh, yang menuduhnya melakukan pelecehan seksual selama kuliah di Universitas Yale.

    Pengacara Ramirez, John Clune, seperti dilaporkan Associated Press, 30 September 2018, mengatakan agen FBI ingin mewawancarainya dan dia setuju untuk bekerja sama. Ramirez mengatakan Kavanaugh melecehkan dirinya di sebuah pesta pada awal 1980-an ketika mereka berstatus mahasiswa Yale.

    Baca: Trump Setuju FBI Selidiki Calon Hakim Agung Brett Kavanaugh

    Presiden Donald Trump memerintahkan FBI pada Jumat 28 September untuk membuka kembali investigasi latar belakang Kavanaugh setelah beberapa perempuan menuduh Kavanaugh melakukan pelanggaran seksual. Kavanaugh membantah tuduhan itu.

    Deborah Ramirez [Safehouse Progressive Alliance for Nonviolence/Facebook via Denver Post]

    Para pemimpin senat setuju untuk menunda pemungutan suara akhir pada pencalonan Brett Kavanaugh untuk memungkinkan penyelidikan FBI selama masa satu minggu. Komite Kehakiman Senat mengatakan penyelidikan harus dibatasi pada "tuduhan kredibel saat ini" terhadap Kavanaugh dan akan selesai pada Jumat depan.

    FBI melakukan pemeriksaan latar belakang untuk nominator federal, tetapi badan tersebut tidak membuat penilaian pada kredibilitas atau signifikansi dari tuduhan. Para peneliti akan mengumpulkan informasi tentang masa lalu Kavanaugh dan memberikan temuan mereka ke Gedung Putih dan memasukkan informasi dalam file latar belakang Kavanaugh, yang tersedia untuk para senator.

    Deborah Ramirez, teman sekelas Brett Kavanaugh di Yale University. [Benjamin Rasmussen/The New Yorker]

    Brett Kavanaugh dan salah satu penuduhnya, Christine Blasey Ford, yang mengatakan Kavanaugh secara seksual menyerangnya ketika keduanya remaja, bersaksi di hadapan publik di hadapan Komite Kehakiman pada Kamis 27 September.

    Teman SMA Brett Kavanaugh, Mark Judge, yang menurut Ford berada di ruangan ketika Kavanaugh yang mabuk menyerangnya secara seksual, mengatakan bahwa ia akan bekerja sama dengan lembaga penegak hukum yang akan menyelidiki tuduhan pelanggaran seksual terhadap dirinya dan Kavanaugh.

    Pengacara untuk P.J. Smyth dan Leland Ingham Keyser, dua orang lain yang Ford katakan berada di rumah ketika dia dilecehkan, telah mengatakan klien mereka bersedia bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan FBI.

    Julie Swetnick [Associated Press]

    Seorang penggugat ketiga, Julie Swetnick, menuduh Kavanaugh dan Hakim minum berlebihan dan melakukan hal tidak pantas terhadap perempuan di awal 1980-an, di antara tuduhan-tuduhan lainnya. Kavanaugh telah menyebut tuduhannya sebagai lelucon dan hakim ini menyangkal tuduhan tersebut.

    Pengacara Swetnick, Michael Avenatti, mengatakan pada Sabtu sore bahwa kliennya belum dihubungi oleh FBI tetapi bersedia bekerja sama sepenuhnya dengan para penyelidik.

    Dalam sebuah surat kepada Ketua Komite Kehakiman Senat Chuck Grassley dan Anggota Peringkat Dianne Feinstein, Mark Judge membantah tuduhan terakhir yang diajukan terhadap dirinya dan Kavanaugh oleh Julie Swetnick.

    "Sebagai tanggapan atas permintaan Komite untuk informasi, saya, MARK JUDGE, menyatakan: Tuduhan dalam surat pernyataan Swetnick sangat aneh bahwa, bahkan saat menderita kecanduan saya, saya akan mengingat tindakan yang sangat aneh. Saya dengan tegas menolaknya, Hakim, seorang pecandu alkohol yang sadar," tulis surat tersebut, dilansir dari Dailymail.co.uk.

    Baca: Kavanaugh, Calon Hakim Agung AS Dihadang Kasus Pelecehan Seksual

    "Saya tidak kenal Julie Swetnick," lanjut Mark. "Saya tidak ingat ia menghadiri pesta selama 1981-1983 ketika aku membelai atau merenggut wanita dengan cara agresif atau tidak diinginkan."

    "Saya tidak pernah melihat Brett Kavanaugh memukul dan saya tidak pernah terlibat tentang pemerkosaan perempuan siapapun, termasuk Nyonya Swetnick," tambah Judge dalam pernyataannya terhadap tuduhan pelecehan seksual teman dekatnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.