Perang Melawan Terorisme Bukan Perang Melawan Islam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:London:Pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan sekaligus rakyat Palestina, Yasser Arafat mengatakan kampanye menentang terorisme bukan perang yang ditujukan kepada Islam. Hal ini dikatakan oleh Arafat di London seusai berbicara dengan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Senin (15/10). Pembicaraan tersebut membahas kemajuan proses perdamaian [di Timur Tengah] dan krisis internasional yang semakin meluas pasca serangan terorisme terhadap AS.

    Seraya menyebut pertemuan tersebut sebagai “diskusi yang sangat baik” PM Blair mengatakan, “Terlalu banyak rakyat Palestina dan Israel yang tidak berdosa tewas dalam beberapa tahun dan bulan terakhir.” Blair menolak anggapan bahwa dirinya ingin memberikan perhatian kepada nasib kemajuan proses perdamaian di Timur Tengah karena dia ingin memperkuat koalisi melawan terorisme di Afganistan. “Persoalan ini sendiri sangat penting, tidak ada hubungannya dengan apa yang terjadi pada 11 September lalu,” kata dia.

    Blair menekankan bahwa pertemuan itu merupakan pertemuannya yang kesebelas kalinya sebagai PM Inggris dengan Arafat, dan berbicara “penuh ikatan” dengan proses perdamaian yang diberikan oleh bangsa Inggris, AS, dan bangsa-bangsa lainnya berbulan-bulan sebelum serangan teroris tersebut. Dalam kunjungannya yang menyebabkan pihak Israel marah besar dan menuduhnya hanya sebagai upaya ‘mencari muka’ dari AS dan negara-negara Barat ini, Arafat juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri, Jack Straw, dan Uskup (archbishop) Canterbury, Dr George Carey, pada Minggu.

    Peraih nobel perdamaian pada tahun 1994 ini dijadwalkan juga akan mengadakan pembicaraan dengan pemimpin Partai Liberal Demokrat, Charles Kennedy. Sementara pemerintah Israel tidak mempercayai Arafat berperan dalam kampanye melawan terorisme, Menteri luar negeri Inggris Jack Straw menyatakan kesadarannya bahwa Palestina harus menjadi bagian dari jalan menuju perdamaian di Timur Tengah dan pengurangan ketegangan secara umum di dunia. (BBC/Wuragil-Tempo News Room)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.