Serobot Kursi, Penumpang Kereta Cepat di Cina Dihukum

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang awak media mengabadikan kereta CRH5H saat diresmikan di Changchun, Jilin, Cina, 11 November 2016. Kereta CRH5H merupakan kereta sleeper berkecepatan tinggi pertama yang dimiliki Cina. chinanews.com

    Seorang awak media mengabadikan kereta CRH5H saat diresmikan di Changchun, Jilin, Cina, 11 November 2016. Kereta CRH5H merupakan kereta sleeper berkecepatan tinggi pertama yang dimiliki Cina. chinanews.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang perempuan di Cina yang merebut kursi penumpang lain di kereta cepat dan menolak mengosongkan bangku itu, dijatuhi hukuman. Zhou, perempuan yang hanya dipublikasi nama marganya, dihukum tidak boleh naik kereta selama 180 hari.      

    Layanan kereta api China Railway Guangzhou, mengatakan dalam keterangan mengatakan kepolisian kereta api juga telah menjatuhkan denda kepada Zhou sebesar US$ 40 atau hampir Rp 600 ribu. Ulah Zhou ini direkam dan diunggah secara online.

    Baca: TKA Cina Proyek Kereta Cepat Ulang Heboh Dua Tahun Lalu 

    Dalam rekaman itu terlihat, Zhou menduduki sebuah kursi kereta cepat di dekat jendela, padahal dia seharusnya duduk di samping lorong jalan. Kereta itu melayani perjalanan dari kota Yongzhou di Provinsi Hunan menuju kota Shenzhen, Provinsi Guangdong.      

    Dikutip dari situs asiaone.com pada Minggu, 23 September 2018, penumpang yang seharusnya duduk dekat jendela, terkejut karena tempat duduknya telah ditempati oleh Zhou dan dia menolak untuk pindah. Petugas kereta api cepat berupaya memediasi aksi rebutan tempat duduk ini, tetapi Zhou terus beralasan dan tidak mau pindah.   

    Baca: Cina Segera Kucurkan US$ 1 Miliar untuk Proyek Kereta Cepat

    “Tiket saya menunjukkan kursi saya 10D, tetapi tidak tertulis 10D bukan kursi dekat jendela. Jadi, siapa bilang saya tidak bisa duduk disini? Saya ini beli tiket,” kata Zhou, ketika petugas memintanya untuk pindah.    

    Zhou menduduki kursi itu sampai dia meninggalkan stasiun Guangzhou. Sedangkan penumpang lain yang kursinya direbut oleh Zhou, akhirnya duduk ditempat lain yang juga dekat jendela tetapi di gerbong lain. 

    Hukuman yang dijatuhkan kepada Zhou dipublikasi oleh China Railway Guangzhou ke media sosial pada Kamis pagi, 20 September 2018. Putusan itu diambil berdasarkan petunjuk kesepakatan jika terjadi masalah dengan penumpang. 

    Rekaman video saat Zhou mempertahankan kursi dekat jendela kereta cepat ini, telah menjadi viral di Cina. Banyak yang kecewa dengan perilakunya dan menyebut hukuman yang dijatuhkan pada Zhou terlalu ringan untuk sebuah perilaku yang sangat buruk. Mereka meminta China Railway Guangzhou memasukkan Zhou ke dalam daftar hitam dan melarangnya menaiki berbagai jenis transportasi di Cina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.